new idulfitri

Bongkar Akar Masalah Persebaya, Tavares: Lemahnya Kompetisi Internal Bikin Performa Pemain Jalan di Tempat

Bongkar Akar Masalah Persebaya, Tavares: Lemahnya Kompetisi Internal Bikin Performa Pemain Jalan di Tempat

Raut kegembiraan terpancar dari wajah para pemain Persebaya Surabaya usai menjalani sesi latihan rutin--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Teka-teki mengenai penyebab fluktuatifnya performa Persebaya Surabaya dalam beberapa laga terakhir mulai terkuak. Pelatih kepala Bernardo Tavares secara terbuka membedah akar masalah yang menghambat konsistensi Bajul Ijo selama tiga bulan kepemimpinannya.

Tavares menilai masalah fundamental yang dihadapi Persebaya saat ini bukanlah sekadar faktor teknis di lapangan, melainkan kurangnya kedalaman skuad yang memicu hilangnya kompetisi internal antar-pemain. Baginya, sebuah tim besar membutuhkan persaingan sehat di setiap posisi untuk menjaga standar permainan tetap tinggi.

BACA JUGA:Dihantam Badai Cedera, Bernardo Tavares Desak Perombakan Departemen Medis dan Fasilitas Persebaya


Mini Kidi Wipes.--

"Masalah utama yang saya rasakan adalah kurangnya kompetisi internal di dalam tim. Saat tidak ada persaingan memperebutkan posisi, level pemain tidak akan naik dan performa cenderung turun," ujar Bernardo Tavares dalam sesi wawancara di Surabaya, Jumat 27 Maret 2026.

Pelatih pemegang lisensi Pro UEFA ini berpendapat bahwa kenyamanan pemain inti karena merasa posisinya tidak terancam oleh pelapis sepadan adalah sinyal bahaya. Hal ini membuat motivasi untuk meningkatkan kualitas individu menjadi melandai, yang pada akhirnya merusak mentalitas bertanding tim secara keseluruhan.

BACA JUGA:Bernardo Tavares Genjot Mental Pemain Persebaya Pasca Libur Lebaran

Kekhawatiran Tavares ini terbukti nyata di lapangan. Ketika beberapa pemain pilar terpaksa absen akibat badai cedera atau akumulasi kartu, ketimpangan kualitas antara pemain starter dan pengganti terlihat sangat mencolok. Kesenjangan ini membuat Tavares kerap kesulitan melakukan rotasi efektif atau mengubah taktik di tengah pertandingan.


Gempur Rokok Ilegal -----

Dampaknya pun fatal; alur serangan sering kali macet, produktivitas gol menurun tajam, dan dominasi permainan yang seharusnya menjadi ciri khas Persebaya justru kerap diambil alih oleh lawan.

Eksperimen taktik yang dilakukan tim pelatih sering kali terbentur pada keterbatasan pilihan pemain bangku cadangan. Tavares berharap evaluasi ini menjadi catatan penting bagi manajemen guna memperkuat kedalaman skuad di jendela transfer mendatang, demi mengembalikan Persebaya ke jalur juara.(yat)

Sumber:

Berita Terkait