new idulfitri

Agenda Padat Pendidikan Menanti, Dindik Jatim Harap Siswa dan Guru Kembali dengan Semangat Baru

Agenda Padat Pendidikan Menanti, Dindik Jatim Harap Siswa dan Guru Kembali dengan Semangat Baru

Aries Agung Paewai.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menyongsong libur Idulfitri 1447 H, Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya memaksimalkan momentum ini tidak sekadar untuk beristirahat. Jeda aktivitas belajar mengajar yang dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 29 Maret 2026 ini diharapkan menjadi kesempatan emas bagi seluruh murid dan guru SMA, SMK, dan SLB di Jatim untuk memperkuat jalinan silaturahmi dan nilai kebersamaan.

BACA JUGA:Pulang Kampung, Kepala BNN Pasuruan Masduki Soroti Tren Narkoba Merambah Dunia Pendidikan


Mini Kidi Wipes.--

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menekankan bahwa momentum Idulfitri memiliki makna mendalam yang melampaui rutinitas liburan biasa.

“Momentum Idulfitri adalah saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi dengan orang tua, keluarga, dan masyarakat di kampung halaman. Jadikan Lebaran sebagai waktu untuk memperkuat nilai saling menghormati, saling memaafkan, dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Aries, Rabu, 25 Maret 2026.

BACA JUGA:Percepat Akses Pendidikan Inklusif, Pemerintah Bangun 104 Sekolah Rakyat Modern dengan Asrama Gratis


Gempur Rokok Ilegal -----

Mengingat padatnya mobilitas selama masa mudik, Aries juga memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan dan keselamatan. Ia mengimbau seluruh keluarga besar pendidikan di Jatim untuk menjaga kondisi fisik dan mematuhi aturan lalu lintas demi memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar hingga kembali ke tujuan.

Isu krusial yang menjadi perhatian Dindik Jatim adalah kesiapan dunia pendidikan pascalibur Lebaran. Bulan Syawal diharapkan menjadi titik balik penguatan mental dan semangat bagi ekosistem sekolah sebelum menghadapi serangkaian agenda krusial, terutama berbagai ajang kompetisi bergengsi.

“Kita berharap setelah libur Lebaran dan memasuki bulan Syawal, seluruh murid dan guru dapat kembali ke sekolah dengan hati yang bersih, semangat baru, saling menghormati dan saling memaafkan atas segala khilaf. Dengan suasana yang penuh kebersamaan tersebut, kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan baik dan penuh semangat,” jelas Kadindik lulusan IPDN ini.

BACA JUGA:Prabowo Target Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Percepat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Kesiapan ini dinilai vital karena Jatim segera dihadapkan pada jadwal padat kompetisi akademik maupun nonakademik, mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Agenda besar seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), hingga Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) sudah menanti.

Oleh karena itu, Aries mewanti-wanti agar liburan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengisi ulang energi, sehingga setelah kembali, para siswa siap bekerja keras.

“Karena itu, setelah kembali ke sekolah nanti, para murid diharapkan bisa kembali fokus belajar, berlatih, dan mempersiapkan diri dengan baik agar dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama sekolah serta Jawa Timur di tingkat nasional,” tambahnya.

Sumber: