selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Selat Hormuz Terancam Tutup Total: Prediksi Harga Pertalite dan Pertamax

Selat Hormuz Terancam Tutup Total: Prediksi Harga Pertalite dan Pertamax

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU di tengah isu kenaikan harga akibat konflik global.-(sumber foto: freepik)-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencapai titik kritis seiring meningkatnya risiko penutupan total Selat Hormuz akibat perang. 

BACA JUGA:Situasi Timur Tengah Memanas, Penerbangan dari Bandara Juanda Tetap Normal

Jalur laut yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia ini kini berada dalam ancaman besar, yang diprediksi bakal memicu lonjakan harga minyak mentah global dan berdampak langsung pada harga BBM di Indonesia pada Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan sinyal waspada terkait potensi hambatan pasokan energi nasional. Sebagai langkah mitigasi cepat, pemerintah mulai menjajaki opsi pengamanan suplai minyak mentah dari Amerika Serikat (AS). 

Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada jalur distribusi Timur Tengah yang saat ini sedang memanas dan tidak menentu.

Pemerintah terus memantau situasi di Selat Hormuz secara intensif. Airlangga menegaskan bahwa pengalihan rute suplai dari AS disiapkan agar stok BBM domestik tetap terjaga dalam level aman. 

BACA JUGA:Perang AS Iran Belum Kondusif, Ini Daftar Hotline WNI di Timur Tengah

Meski tantangan logistik global dan biaya angkut (freight cost) yang lebih mahal membayangi, prioritas utama pemerintah adalah memastikan tidak terjadi kelangkaan pasokan di SPBU seluruh Indonesia.

Bagi konsumen dalam negeri, skenario terburuk penutupan Selat Hormuz menjadi ancaman nyata bagi stabilitas harga energi. 

BACA JUGA:Travel Umrah di Surabaya Pastikan Keberangkatan Jemaah Tetap Aman, Tak Terdampak Dinamika Timur Tengah

Para pakar energi memprediksi bahwa harga minyak mentah dunia bisa meroket melampaui angka normal jika konflik bersenjata terus berlanjut tanpa deeskalasi dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Untuk Pertamax dan jenis BBM non-subsidi lainnya, penyesuaian harga pada periode Maret 2026 menjadi sangat mungkin terjadi. 

Sumber: