selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Wujud Nyata Toleransi, Lapas Jember dan GBI Mojopahit Gelar Bakti Sosial Kesehatan bagi Warga Binaan

Wujud Nyata Toleransi, Lapas Jember dan GBI Mojopahit Gelar Bakti Sosial Kesehatan bagi Warga Binaan

GBI Mojopahit gelar bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis pada WBP Lapas Jember --

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember pada Sabtu 28 Februari 2026. Di tengah kekhusyukan suasana bulan Ramadan, kepedulian tanpa sekat hadir melalui kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diinisiasi oleh Departemen Pelayanan Masyarakat Gereja Bethel Indonesia (GBI) “Mojopahit”.

​Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan simbol sinergi kemanusiaan untuk memastikan warga binaan tetap mendapatkan hak kesehatan yang layak. Hadir langsung dalam acara tersebut, Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, didampingi Kasubsi Bimkemaswat serta tim medis Lapas Jember.

BACA JUGA:Sambut Ramadan 1447 H, Lapas Jember Gembleng 30 Warga Binaan Jadi Santri


Mini Kidi Wipes.--

​Sebanyak 19 relawan dari GBI Mojopahit, yang terdiri dari 3 dokter umum, 1 apoteker, dan 15 tenaga pendukung, terjun langsung memberikan layanan. Para warga binaan mendapatkan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengecekan tanda vital (tekanan darah, nadi, suhu), hingga pemeriksaan laboratorium mini untuk memantau kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Tak hanya itu, mereka juga berkesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter dan menerima obat-obatan sesuai kebutuhan medis mereka.

​Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran GBI Mojopahit di bulan Ramadan adalah potret indah toleransi di Kabupaten Jember.

BACA JUGA:Lapas Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengunjung

​"Kami sangat mengapresiasi perhatian nyata dari GBI Mojopahit. Di momen Ramadan ini, kehadiran teman-teman menjadi bukti bahwa kemanusiaan dan toleransi antarumat beragama itu hidup. Jika warga binaan sehat, proses pembinaan pun akan berjalan jauh lebih maksimal," ujar Kristyo dengan tulus.

​Senada dengan hal tersebut, dr. Ivan selaku perwakilan tim medis GBI Mojopahit mengungkapkan bahwa kegiatan ini murni didasari oleh rasa empati terhadap sesama manusia, tanpa memandang latar belakang.


Gempur Rokok Illegal--

​“Kami ingin warga binaan merasa diperhatikan dan tetap waspada terhadap kondisi kesehatan mereka sejak dini. Ini adalah bentuk pelayanan kami untuk berbagi kasih dan manfaat bagi sesama,” ungkap dr. Ivan di sela-sela pemeriksaan.

​Melalui sentuhan humanis ini, diharapkan sinergi antara Lapas Jember dan masyarakat terus menguat. Bukan hanya soal pemenuhan hak dasar kesehatan, namun juga tentang memanusiakan warga binaan agar mereka memiliki semangat baru dalam menjalani masa pembinaan. (edy)

Sumber:

Berita Terkait