Prabowo Gagas Indonesia ASRI, Senator Lia Soroti Efektivitas Pengelolaan Sampah
Lia Istifhama.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Anggota DPD RI, Lia Istifhama, memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program ini dipandang sebagai arah baru dalam tata kelola lingkungan nasional yang lebih sistematis, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh pelosok negeri.
BACA JUGA:Kajati Jatim Ajak Lia Istifhama Kolaborasi Penyuluhan Hukum untuk Generasi Z

Mini Kidi Wipes.--
Menurut senator yang akrab disapa Ning Lia ini, gerakan ASRI bukan sekadar perubahan visual semata, melainkan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh dengan langkah cepat dan terukur.
Lia menilai bahwa fokus pada kebersihan lingkungan di setiap tingkatan wilayah merupakan strategi jitu untuk memberikan dampak instan bagi masyarakat. Pembenahan yang terintegrasi mulai dari level desa hingga ibu kota negara menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam membangun budaya hidup bersih.
“Gerakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan langkah nyata yang harus diwujudkan melalui kerja kolektif seluruh elemen, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat," tegas Lia, Minggu, 22 Februari 2026.
Salah satu poin krusial yang disoroti dalam gerakan ASRI adalah efektivitas pengelolaan sampah. Lia menggarisbawahi pentingnya sistem pengolahan modern yang mampu menyelesaikan masalah langsung di sumbernya agar tidak membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Secara khusus, ia memberikan apresiasi kepada lembaga-lembaga pendidikan yang telah berinovasi menciptakan teknologi daur ulang dan alat pemusnah sampah ramah lingkungan berskala kecil.

Gempur Rokok Illegal--
“Teknologi tersebut mampu menjadi solusi konkret karena tidak merusak lingkungan, tidak menimbulkan bau, dan dapat dioperasikan di tingkat kelurahan maupun kecamatan," tambahnya.
Gerakan ASRI ini berjalan beriringan dengan strategi Indonesia Incorporated. Dengan menempatkan kebersihan dan kesehatan sebagai fondasi, pembangunan nasional diharapkan tidak hanya mengejar angka ekonomi, tetapi juga kualitas hidup yang berkelanjutan.
Program ini ditargetkan mulai direalisasikan dalam waktu dekat, dengan harapan perubahan nyata dapat segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Sumber:




