PPA Polres Gresik Amankan Anggota Gangster yang Sekap dan Perkosa Siswi SMP
Unit PPA Satreskrim Polres Gresik. --
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Polisi menangkap GBA (14), terduga pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap siswi SMP asal Surabaya yang beraksi di Desa Radegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Remaja yang merupakan anggota gangster itu kini diamankan di Mapolres Gresik.
Penangkapan tersebut dikonfirmasi oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hendri Hadiwoso, Minggu 15 Februari 2026.
BACA JUGA:Pilu, Siswi SMP Asal Surabaya Disekap dan Diperkosa Sekelompok Remaja di Gresik

Mini Kidi--
“Benar sudah kita amankan untuk menjalani pemeriksaan,” kata Hendri.
Namun, belum diketahui apa modus dan motif remaja terseburt dalam menjalankan aksinya. Hendri menjelaskan, bahwa petugas harus memeriksa dengan prosedur berbeda lantaran terduga pelaku masih di bawah umur.
BACA JUGA:Antar Penumpang ke Sampang, Driver Rental asal Pandaan Disekap dan Dikalungi Celurit
"Masih diperiksa oleh anggota. Karena pelaku masih dibawah umur pemeriksaan dilakukan berbeda," terangnya.
Sebelumnya, ayah korban, CEY (44), menjelaskan peristiwa yang menimpa putrinya itu telah berlangsung pada Sabtu 27 Februari 2025 silam. Namun, hal itu baru diceritakan putrinya pada pertengahan Januari 2026.
“Saat itu putri saya pamit pergi bersama teman-temannya bakar-bakar sekitar pukul 2 siang. Karena memang waktu itu hari Sabtu libur jadi saya beri izin," cerita CEY kepada awak media, Jumat 13 Februari 2026.
BACA JUGA:Warga Surabaya Ditemukan Tewas di Sampang, Keluarga Korban: Disekap dalam Mobil
Namun, hingga pukul 19.00 WIB, putrinya tak kunjung pulang ke rumah. Meski sempat menelepon, putrinya tak menjawab. Ketika istrinya pulang bekerja sekitar pukul 23.00 WIB, mereka pun segera mencari keberadaan putrinya yang masih kelas 2 SMP tersebut.
"Karena nggak ketemu, saya dan istri pulang dan mencoba menelepon anak saya lagi. Pas malam itu di angkat tapi nggak ada suara. Kemudian dimatikan, pas saya telepon lagi nggak diangkat sampai nggak bisa ditelepon lagi," tuturnya.
Ia mengungkap, bahwa korban pulang baru pulang keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB. Kepada kedua orang tuanya, gadis itu mengaku menginap di rumah temannya.
Sumber:




