HPN 2026

Dinsos Magetan Gelar FKP, Sempurnakan Layanan Sosial Masyarakat

Dinsos Magetan Gelar FKP, Sempurnakan Layanan Sosial Masyarakat

Kadinsos Magetan Parminto Budi Utomo berdiskusi dengan peserta FKP.--

MAGETAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) guna membahas peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik, Jumat 13 Februari 2026.

Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan forum yang menghadirkan komunitas sosial, media, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga dinas terkait tersebut bertujuan berbagi wawasan sekaligus menyerap masukan atas berbagai program pelayanan sosial yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Magetan, khususnya Dinsos.


Mini Kidi--

“Sehingga dengan forum ini Dinas Sosial bisa memahami, mengetahui, dan mendapatkan saran, masukan maupun kritik terkait pelayanan yang telah kami laksanakan,” ujar Parminto.

Dalam pertemuan tersebut muncul sejumlah masukan yang diarahkan untuk penyempurnaan layanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu poin penting adalah perbaikan pendataan masyarakat kurang mampu agar penerima bantuan sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSen) serta tidak dikaitkan dengan kepentingan politik di tingkat desa maupun kelurahan.

BACA JUGA:Bupati Magetan Sidak Harga Bapok Jelang Ramadan

“Ketika sudah masuk DTSen dan berada di desil 1 sampai 5, maka harus masuk dalam pelayanan. Jadi desa dan kelurahan harus benar-benar memperhatikan,” tegasnya.

Terkait kabar penonaktifan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), Parminto menyebut terdapat peluang reaktivasi bagi penerima bantuan dengan syarat tertentu, seperti memiliki penyakit kronis yang membutuhkan penanganan khusus, disertai pengajuan dari desa dan rujukan fasilitas kesehatan (faskes) pertama.

BACA JUGA:Trotoar Kecamatan Barat Magetan Diduga Alih Fungsi Jadi Lapak Pedagang

“Kalau memang dulunya peserta tidak aktif dan ternyata sakitnya harus cuci darah atau penyakit kronis, rumah sakit tetap harus melayani, dengan koordinasi bersama Dinsos, BPJS, dan Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (sep/rik)

Sumber: