Pemkot Malang Dorong Jurnalis Edukasi Pemberitaan Ramah Anak
Pelaksanaan sosialisasi edukasi pemberitaan dan deklarasi jurnalis ramah anak.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Daerah (Perda) Kota Layak Anak (KLA) indikator keberlanjutan, jurnalis adalah salah satu mitra Pemerintah Kota Malang. Salah satu sarana, dalam sosialisasi dan edukasi pemberitaan ramah anak.
Menjadi jurnalis ramah anak. Mengedukasi dari aspek budaya, pendidikan, lingkugan dan lainya. Dengan tidak mengekploitasi pemberian anak, yang berkonotasi negatif. Termasuk tidak melibatkan Suku Agama Ras dan Aliran Kepercayaan (Sara).
BACA JUGA:Malam Pergantian Tahun 2026, Pemkot Malang Gelar Panjatan Doa

Mini Kidi--
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Niken Prabandari Aprilia saat membuka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Jurnalis Ramah Anak, di Matos Rabu 11 Februari 2026.
"Di Perda KLA, jurnalis salah satu mitra Pemerintah Kota, khususnya Dinas Sosial. Dimaksudkan, menjadi motor penggerak pemberian yang tepat. Bagaimana ketika anak sebagai pelaku atau korban yang sedang berhadapan dengan hukum. Ataupun, mensosialisasikan tentang dunia anak, menjadi motor terbaik," terang Niken Prabandari.
BACA JUGA:Pemkot Malang Salurkan Bantuan Mahasiswa Sumatera Terdampak Banjir dan Longsor
Sosialisasi kapasitas jurnalis itu dilaksanakan, sekaligus dalam momen peringatan Hari Pers Nasional (HPN), 09 Februari lalu. Termasuk, dilakukan Deklarasi Jurnalis Ramah Anak.
Diharapkan ke depan, menjadi salah satu upaya, anak-anak lebih mendapatkan perhatian. Khususnya, untuk menuju Indonesia Emas di tahun 2045. Yakni, menjadi anak-anak yang hebat, sebagai penerus bangsa.
Meskipun, lanjut Niken, Kota Malang sudah ditetapkan sebagai Kota Layak Anak bahkan sudah dapat piagam dengan predikat Nindya, namun peristiwa kekerasan pada anak, juga masih terjadi. Melalui sosialisasi dan edukasi, menjadi pengikis peristiwa peristiwa kekerasan di dunia anak.
BACA JUGA:Raih Dua Penghargaan, Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkot Malang di Tahun 2025
Anggota DPRD Kota Malang, Asmualik yang turut Hadir dalam diskusi itu menyebut, bahwa tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh banyak hal. Keterlibatan Pers, menjadi sangat sebagai asupan yang tepat.
"Pers harus tampil mengedukasi sebagai asupan informasi. Terlebih, saat ini informasi banyak datang dari berbagi sumber. Pers harus menjual tolak ukur informasi yang benar, sehat dan bisa menjadi rujukan. Khususnya, sebagai menu informasi di usia anak anak," katanya.
Ketua PWI Malang Raya, Ir Cahyono menyebut dan mengingatkan kembali tentang Pedoman Penulisan Ramah Anak (PPRA).
Sumber:




