Penggarap Lahan di Lidah Wetan Surabaya Mengaku Diintimidasi Petugas DSDABM
Yaidah menunjukkan tanaman pepaya yang ditanam di lahan milik BPWS di kawasan Lidah Wetan Surabaya.-Oskario Udayana-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Seorang penggarap lahan di kawasan Lidah Wetan bernama Yaidah mengaku mendapat intimidasi saat didatangi petugas Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya yang memintanya membongkar tanaman di lahan garapannya, Senin 26 Januari 2026.
Yaidah menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika rumahnya didatangi sejumlah pria yang mengaku sebagai petugas DSDABM.

Mini Kidi--
Menurutnya, enam orang langsung masuk ke dalam rumah, sementara beberapa lainnya menunggu di luar. Saat kejadian, ia berada seorang diri karena suaminya sedang bekerja di ladang.
BACA JUGA:Setahun Eri-Armuji Genjot Ekonomi Inklusif dan Tekan Kemiskinan di Surabaya
“Waktu itu saya sendirian. Mereka langsung masuk dan menekan saya untuk tanda tangan surat yang sudah mereka siapkan,” ujar Yaidah, Selasa 10 Februari 2026.
Dalam surat tersebut, Yaidah diminta merobohkan ribuan tanaman yang ia tanam di lahan milik Balai Pengelolaan Wilayah Sungai (BPWS). Ia juga mengaku mendapat tekanan agar tidak melapor atau mengadu ke pihak lain.
BACA JUGA:Setahun Eri-Armuji, Ketua Komisi A Soroti Celah Hukum dan Minimnya Koordinasi
Selain itu, Yaidah menyebut tidak ada kejelasan terkait kompensasi atas tanaman yang harus dibongkar. Ia hanya menerima uang kerohiman sebesar Rp 1 juta yang disebut sebagai pengganti biaya pupuk.
Yaidah mengungkapkan, selama ini ia dan suaminya menggarap lahan tersebut dengan menanam sekitar 3.000 pohon pisang, pepaya, dan buah naga. Lahan itu sebelumnya merupakan tanah tidur yang tidak terpakai dan sempat menjadi lokasi pembuangan sampah sejak masa pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tetangga, Wawali Armuji Minta Pemilik Lahan Segera Perbaiki
“Dulu bau dan kotor karena jadi tempat sampah. Saya bersihkan, saya tanami pisang, pepaya, dan buah naga. Warga juga senang karena lingkungannya jadi bersih,” jelasnya.
Sumber:




