Dapur SPPG Driyorejo Gresik Sempat Berhenti Beroperasi Imbas Anggaran Terlambat
Ilustrasi dapur SPPG yang sempat berhenti beroperasi di wilayah Driyorejo Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, sempat berhenti beroperasi selama satu hari akibat keterlambatan pencairan anggaran pusat, Rabu 4 Februari 2026.
Kepala SPPG Cangkir Driyorejo Ricky Bagus Rendra mengatakan operasional dapur penyedia Makan Bergizi Gratis dihentikan sementara karena dana operasional baru masuk ke rekening pada Selasa sore 3 Februari 2026.

Mini Kidi--
“Sehingga berhenti operasi sementara karena tidak sempat melakukan pemesanan bahan. Jika dipaksakan belanja, rawan menimbulkan konflik dari para penerima manfaat,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis 5 Februari 2026.
Ricky menjelaskan, pemberhentian operasional tersebut bukan kali pertama terjadi dan informasi telah disampaikan lebih awal melalui surat pemberitahuan dengan koordinasi pengelola dapur, yayasan, pemilik dapur, dan kepala SPPG.
BACA JUGA:Bupati Gresik Resmikan SPPG Dapur Hibrid di Yayasan PPNU Trate
“Ini sudah kali kedua ada pemberhentian operasional. Sebelumnya juga pernah terjadi pada Desember karena kendala pencairan, dan itu hanya sehari,” jelasnya.
Menurutnya, langkah penghentian sementara dilakukan sebagai antisipasi agar tidak terjadi tunggakan ketika dana operasional menipis.
BACA JUGA:200 Becak Listrik Mengaspal di Gresik, Bupati Siapkan Jalur Khusus dan SPKLU
“Ketika dana menipis kami tidak berani belanja. Untuk antisipasi tunggakan operasional dihentikan. Hari ini sudah kembali beroperasi,” imbuhnya.
Ricky menambahkan, SPPG Cangkir Driyorejo melayani Makan Bergizi Gratis setiap Senin hingga Sabtu dengan jumlah penerima manfaat mencapai 3.420 orang per hari.
BACA JUGA:Angin Kencang Terjang Tiga Perumahan di Driyorejo Gresik, Puluhan Rumah Rusak
“Instruksi pusat menyebutkan jika penerima manfaat lebih dari 3.000 orang, chef wajib memiliki sertifikat BNSP. Di dapur kami ada empat chef yang sudah bersertifikat, di antaranya berlatar belakang perhotelan,” tandasnya. (rez)
Sumber:
