Pengobatan Tradisional Bekam, Terlihat Mengerikan Namun Bermanfaat
-Ilustrasi: pinterest-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Terapi bekam merupakan teknik pengobatan tradisional yang berasal dari Timur Tengah dan Tiongkok hingga Yunani.
BACA JUGA:Lima Manfaat Mandi Air Hangat, Solusi Sederhana Redakan Pegal Hingga Stres Berat
Bekam kembali menarik perhatian sebagai alternatif pengobatan tradisional untuk mengurangi konsumsi obat kimia.

Mini Kidi--
Terapi ini dilakukan dengan menempelkan cangkir khusus pada kulit. Cangkir yang ditempelkan pada kulit ini nantinya akan menciptakan tarikan pada kulit dan otot.
Bekam sendiri terbagi menjadi dua macam yakni, bekam kering dan basah. bekam kering dilakukan dengan menempelkan cangkir bekam hingga beberapa menit.
Sedangkan bekam basah dilakukan dengan menempelkan cangkir bekam beberapa menit, kemudian melepasnya dan menyayat sedikit kulit untuk mengeluarkan darah, lalu cangkir bekam dipasang kembali.
BACA JUGA:RSUD dr Soewandhie Surabaya Hadirkan Layanan Fast Track Chest Pain untuk Tangani Nyeri Dada
Metode pengobatan tradisional ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Bekam biasanya dilakukan oleh seorang terapis ahli dengan peralatan khusus dan terjamin kesterilannya.
Pada tahap awal bekam, terapis akan menentukan titik bekam terlebih dahulu. Area yang dipilih biasanya di punggung, bahu, atau di titik sesuai dengan keluhan pasien.
Setelah itu, barulah cangkir bekam ditempelkan pada titik yang sudah ditentukan. Lalu akan dilakukan teknik bekam basah untuk mengeluarkan darah sisa metabolisme tubuh.
Setelah dirasa darah yang keluar sudah cukup, cangkir akan dilepas, lalu bekas area bekam akan dibersihkan dan dioleskan antiseptik atau minyak herbal untuk membantu penyembuhan kulit.
BACA JUGA:Dianggap Sepele, Ini Kebiasaan yang Bisa Picu Saraf Kejepit pada Remaja
Bekas bekam berupa lingkaran merah keunguan akan memudar dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Sumber:
