Polda Jatim Selidiki Insiden Maut Kapal Pacific 88 Di Pelabuhan Tanjung Perak

Polda Jatim Selidiki Insiden Maut Kapal Pacific 88 Di Pelabuhan Tanjung Perak

Proses evakuasi insiden maut Kapal Pacific 88 di Pelabuhan Tanjung Perak.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jatim menurunkan tim penyelidik untuk mengusut insiden maut Kapal Pacific 88 yang miring saat bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak hingga menewaskan satu pekerja, Selasa 3 Februari 2026.


Mini Kidi--

Direktur Polairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara mengatakan, pihaknya telah menugaskan dua personel dari unsur penegakan hukum guna mendalami penyebab kapal miring.

BACA JUGA:Hari Kedua Ops Keselamatan Semeru 2026, Polda Jatim Ramp Check Kendaraan di Terminal Trunojoyo Sampang

“Polairud menunjuk dua personel gakkum dari Seksi Intel dan Seksi Sidik, kemudian ditambah personel patroli untuk mengamankan area jatuhnya kontainer KM Pacific,” ujar Arman.

Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terdapat enam orang di atas Kapal Pacific 88 saat kejadian, terdiri atas empat Tenaga Kerja Bongkar Muat, satu Anak Buah Kapal, dan satu foreman PMT.

BACA JUGA:Tekan Angka Kecelakaan, Polda Jatim Akan Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas

Saat proses bongkar muat berlangsung, kapal mendadak miring sehingga sejumlah kontainer jatuh ke laut dan menyebabkan seorang TKBM bernama Kasbi (68) tercebur dan meninggal dunia.

“Awalnya kami mendapat informasi satu kontainer jatuh, namun fakta di lapangan ditemukan sekitar empat kontainer yang terjatuh dan terdapat satu korban jiwa,” imbuhnya.

Arman menegaskan, proses penyelidikan masih terus berjalan dengan melibatkan koordinasi bersama pemangku kepentingan di bidang maritim.

BACA JUGA:Polda Jatim Siagakan 5020 Personel dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

“Kami akan melaksanakan penyelidikan dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengetahui penyebab jatuhnya kontainer hingga menyebabkan korban meninggal,” pungkas Arman. (fdn)

Sumber: