Uji Sandar Kapal Pelabuhan Panarukan Situbondo Sukses, Kemenhub Pastikan Kesiapan Operasional

Uji Sandar Kapal Pelabuhan Panarukan Situbondo Sukses, Kemenhub Pastikan Kesiapan Operasional

Suasana uji coba sandar kapal di Pelabuhan Jangkar Situbondo.--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan kesiapan operasional Dermaga Pelabuhan Panarukan Kabupaten Situbondo melalui pelaksanaan uji sandar kapal sebagai tahapan akhir, Selasa 3 Januari 2026.


Mini Kidi--

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Panarukan Herland Aprilyanto mengatakan uji sandar menjadi bagian penting untuk menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran sebelum pelabuhan dioperasikan penuh.

"Uji sandar merupakan bagian penting untuk menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran sebelum pelabuhan dioperasikan secara penuh," ujarnya.

BACA JUGA:Atasi Banjir Rob di Pesisir Jangkar, Pemkab Situbondo Bangun Tanggul Pemecah Ombak

Menurutnya, uji sandar juga dilakukan untuk memastikan kelancaran proses bongkar muat serta pelayanan kepada pengguna jasa transportasi laut.

"Hari ini kapal T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky milik PT Pertamina Port & Logistics melakukan olah gerak sandar dan lepas untuk menguji kondisi konstruksi dermaga, sistem tambat, kekuatan fender, serta konektivitas dengan fasilitas darat," ujar Herland.

BACA JUGA:Terbakar Cemburu, Pria Kapongan Dikeroyok Empat Pemuda Jangkar Situbondo

Uji sandar tersebut dihadiri perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Trans Kontinental, serta PT Pertamina Port & Logistics.

Selama proses berlangsung, kedua kapal berhasil melaksanakan manuver dengan aman dan lancar sesuai standar operasional prosedur.

Pelabuhan Panarukan memiliki dermaga sepanjang 176,5 meter dengan lebar 10 meter, trestle sepanjang 452 meter lebar 7 meter, serta causeway sepanjang 925 meter.

BACA JUGA:Segarkan Birokrasi, Mas Rio Mutasi 26 Pejabat Eselon II Pemkab Situbondo

Pembangunan pelabuhan dimulai pada 2008 dan dikembangkan pada 2011–2012, dengan penambahan kantor pelabuhan pada 2019.

Rehabilitasi segmen dermaga dua berukuran sekitar 107 x 10 meter persegi serta fasilitas darat pada Tahun Anggaran 2025 dilakukan untuk meningkatkan kapasitas, keselamatan, dan kinerja operasional.

Herland menambahkan keberhasilan uji sandar diharapkan memperkuat peran Pelabuhan Panarukan dalam mendukung distribusi logistik, mobilitas penumpang, dan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

BACA JUGA:Pemkab Situbondo Gelar Doa Bersama dan Berselawat Demi Keselamatan Bangsa

“Dengan kesiapan infrastruktur yang andal, Pelabuhan Panarukan kami dorong menjadi simpul transportasi laut yang meningkatkan kualitas layanan masyarakat dan memperkuat rantai pasok kawasan pesisir Jawa Timur,” tuturnya.

Seiring peningkatan kapasitas dermaga, aktivitas kepelabuhanan Panarukan diproyeksikan semakin padat dengan peningkatan frekuensi kapal termasuk berkapasitas 1.000 DWT.

"Oleh karena itu kami berharap pelayanan kepelabuhanan, perizinan, dan pengawasan dapat dipercepat tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas layanan," pungkasnya.

 
 

Sumber: