Optimalkan Pelabuhan Jangkar, Pemprov Jatim Siapkan Armada Tambahan dan Mudik Gratis
Pelabuhan Jangkar, Situbondo.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah melakukan persiapan intensif untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, khususnya menjelang momentum Nyepi dan angkutan Lebaran.
Pelabuhan ini menjadi titik krusial karena merupakan pintu masuk utama bagi warga Jatim yang bekerja di Bali untuk pulang ke kampung halaman.
BACA JUGA:Dishub Jatim Bidik Target PAD Rp100 Miliar lewat Digitalisasi dan Ekspansi Trans Jatim

Mini Kidi Wipes.--
Kadishub Jatim Nyono menjelaskan, saat ini, infrastruktur penyeberangan di Pelabuhan Jangkar telah diperkuat dengan kehadiran dua armada kapal tujuan Bawean serta satu kapal yang melayani rute Gili Iyang dan sekitarnya.
Namun, menyadari potensi kepadatan yang tinggi, pihaknya mengusulkan penambahan tiga armada kapal baru dengan kapasitas minimal 250 orang per unit. Penambahan ini diproyeksikan mampu menambah daya angkut hingga 750 penumpang setiap harinya selama masa angkutan Lebaran.
BACA JUGA:Tiket Lebaran 2026 Dibuka, Dishub Jatim Pastikan Armada Siap dan Mudik Gratis Tetap Bergulir
"Kami berupaya semaksimal mungkin agar tidak terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan. Dengan adanya usulan tambahan kapal ini, kapasitas angkut kita akan jauh lebih fleksibel dalam menghadapi puncak arus mudik nanti," ujar Nyono, Kamis, 26 Februari 2026.

Gempur Rokok Illegal--
Sebagai bentuk dukungan nyata kepada masyarakat, Pemprov juga telah menyiapkan program angkutan laut gratis yang akan dimulai pada 8 Maret mendatang. Program ini direncanakan mencakup enam kali pelayaran dengan total kapasitas mencapai 3.000 orang.
“Melalui integrasi antara penambahan armada reguler dan program mudik gratis ini, diharapkan mobilisasi warga dari Bali menuju berbagai wilayah di Jawa Timur dapat berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali,” tuntas Nyono.(bin)
Sumber:




