new idulfitri

Hilang 13 Hari, Penggembala Sapi Ditemukan Tewas di TN Baluran Situbondo

Hilang 13 Hari, Penggembala Sapi Ditemukan Tewas di TN Baluran Situbondo

Ilustrasi penemuan mayat di Situbondo--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Suwardi (68), penggembala sapi yang hilang selama 13 hari, ditemukan meninggal dunia di kawasan Taman Nasional (TN) Baluran dengan kondisi mengenaskan diduga akibat serangan satwa liar, Jumat 17 April 2026.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Harianto (45), warga Dusun Sekarputih, Desa Sumberanyar, saat mencari madu di hutan bersama rekannya, Yuli.


Mini Kidi Wipes.--

Penemuan bermula dari aroma menyengat yang tercium di sekitar Blok Curahbedi.

"Saya kaget, saat mencari madu saya mencium bau bangkai yang sangat tajam. Setelah kami telusuri, ternyata itu jasad kakek Suwardi yang kondisinya sudah sangat mengenaskan," ujar Harianto.

Menyadari temuan tersebut, Harianto segera mendokumentasikan lokasi kejadian dan mengirimkan videonya kepada pihak keluarga sebelum melaporkannya ke Mapolsek Banyuputih.

BACA JUGA:Dukung Ekonomi Akar Rumput, 100 Pelaku UMKM Situbondo Terima Bantuan KIP Jawara Rp 3 Juta

Kondisi tubuh korban dilaporkan tidak utuh saat ditemukan.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, jasad korban tampak tercabik dan tinggal tulang belulang di beberapa bagian.

Diduga kuat, korban diserang satwa liar saat tengah mencari sapinya yang hilang di dalam kawasan konservasi tersebut.

Kapolsek Banyuputih, AKP Hasan Bisri, mengonfirmasi lokasi penemuan berjarak sekitar 6 kilometer dari titik terakhir korban terlihat pada 4 April 2026.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

"Keluarga telah mengonfirmasi bahwa ciri-ciri jasad tersebut identik dengan kakek Suwardi yang dilaporkan hilang. Meski kondisi tubuh sudah mengalami pembusukan dan terurai yang diduga akibat serangan binatang liar, kerangka korban masih relatif utuh," jelas AKP Hasan Bisri.

Operasi evakuasi melibatkan tim gabungan dari Polsek dan Koramil Banyuputih, BPBD, Tagana Kabupaten Situbondo, serta petugas TN Baluran.

BACA JUGA:Sopir Pikap Asal Banyuwangi Tewas Terjepit Dasbor Setelah Tabrakan di Hutan Baluran Situbondo

Setelah proses identifikasi awal selesai, pihak kepolisian menyerahkan jasad korban kepada keluarga untuk dimakamkan.

"Penyerahan dilakukan setelah perwakilan keluarga menandatangani surat pernyataan terkait peristiwa tragis tersebut," pungkasnya. (–)

Sumber:

Berita Terkait