Bikin Penjaga Tambak Gigi Rontok dan Tangan Patah, Reynaldi Cs Dibui

Bikin Penjaga Tambak Gigi Rontok dan Tangan Patah, Reynaldi Cs Dibui

Reynaldi Bagus Kuncoro bersama tiga rekannya saat menjalani sidang pemeriksaan saksi korban Mochammad Shofi di ruang Garuda 2 PN Surabaya--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tak terima mertuanya kepergok mencuri udang, Reynaldi Bagus Kuncoro justru memilih jalan kekerasan. Bersama tiga rekannya, Subhan, Asma’alatif, dan Achmad Irwansyah didakwa mengeroyok penjaga tambak hingga korban menderita luka berat.

Perkara tersebut kini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi korban digelar Selasa, 27 Januari 2026, dipimpin Ketua Majelis Hakim Wiryanto di ruang Garuda 2.

BACA JUGA:6 Pasien Rehabilitasi LRPPN Surabaya Kabur lewat Atap Plafon, Pengelola Bungkam


Mini Kidi--

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parlindungan Tua Manullang menghadirkan langsung korban, Mochammad Shofi. Di hadapan majelis hakim, Shofi membeberkan kronologi kejadian yang nyaris merenggut keselamatan dirinya.

“Saya ini penjaga tambak. Setelah kerja, saya ngopi di warkop. Lalu Reynaldi menelpon, katanya mau mengganti kompensasi udang yang dicuri mertuanya,” tutur Shofi. 

Namun, pertemuan yang diklaim untuk “berdamai” itu justru berubah menjadi mimpi buruk. Setibanya di lokasi, Shofi mengaku langsung dikeroyok oleh Reynaldi bersama dua terdakwa lainnya, sementara satu terdakwa berada di sekitar tempat kejadian.

“Akibatnya lima gigi saya rontok, tangan saya patah, kepala saya dijahit 29 jahitan. Saya dipukul pakai asbak dan kayu. Saya dirawat dua hari di rumah sakit,” ungkapnya.

BACA JUGA:Berantas Parkir Liar, Kapolrestabes Surabaya Pantau Langsung Sidang Tipiring Jukir di PN Surabaya

Saat dicecar penasihat hukum terdakwa, Shofi mengakui sempat memukul mertua Reynaldi, Isnan, satu kali. Namun, ia menegaskan tindakan itu murni pembelaan diri.

“Saya pukul sekali karena dia mau ambil HP saya. Di HP itu ada video pencurian udang,” tegas Shofi.

Soal perdamaian, korban menyebut sempat ada rencana pertemuan dengan para terdakwa. Namun, rencana tersebut tertunda lantaran kondisi kesehatannya yang belum pulih dan keharusan keluar kota. 

BACA JUGA:Berkas Perkara Dilimpahkan PN Surabaya, Permadi Wahyu Akan Jalani Sidang Perdana

Meski demikian, di persidangan Shofi menyatakan telah memaafkan para terdakwa. Permintaan maaf juga disampaikan langsung oleh Reynaldi cs dan tidak dibantah korban.

Sumber: