Catatan Umrah Old and New: Jadi Semi Wisata Religi bagi Balita, Remaja, hingga Usia Muda (2)

Catatan Umrah Old and New: Jadi Semi Wisata Religi bagi Balita, Remaja, hingga Usia Muda (2)

Jemaah umrah dari balita hingga lansia mengikuti rangkaian ibadah di Tanah Suci.-Edy Riawan-

SAUDI ARABIA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Umrah di akhir/awal tahun, memberikan pemandangan tersendiri. Khususnya terhadap para tamu yang datang ke Kota Makkah dan Kota Madinah, dari berbagai negara.

Pemandangan berbeda itu, yakni banyaknya jemaah yang masih usia muda, remaja bahkan balita. Hal itu dirasa cukup beralasan. Di samping cuaca yang bersahabat, memang bertepatan dengan kalender liburan sekolah.


Mini Kidi--

"Alhamdulillah mas, ini mumpung liburan sekolah. Saja ajak anak anak sekalian," terang salah satu jemaah umrah dari Kota Semarang dengan kedua anaknya yang masih kelas 2 dan kelas 5 SD.

Banyaknya balita dan remaja, tentu membuat satu pemikiran tersendiri. Meskipun masih di usia yang relatif muda, namun sudah mendapatkan kesempatan untuk mendatangi kota suci umat Islam. Berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Kota Madinah Munawaroh hingga ke Baitullah Kakbah di Makkah Mukaromah. 

Rasa salut itupun, kembali terasa, ketika sejumlah balita bahkan dalam gendongan, diajak tawaf berputar mengelilingi Kakbah, serta sejumlah kegiatan dan aktivitas religi lainya.

Apalagi, sebelum beraktivitas di areal kawasan masjid yang begitu besar dan megah, para jemaah sudah harus berjalan dari hotel tempat menginap untuk menuju masjid. Menjadi sebuah keberuntungan, ketika sejak usia dini, sudah sampai ke Kota Makkah-Madinah. 

Belum lagi, aktivis city tour, yang cenderung mengunjungi tempat tempat bersejarah, serta berziarah ke sejumlah makam para sahabat nabi. 

"Saya salut, ketika melihat para balita. Tidak ketinggalan, terhadap para lansia, yang tetap semangat di dalam ibadahnya. Mengingat, ibadah umrah cenderung mengedepankan aktivis fisik," pungkasnya. (edr)

Sumber: