Mas Adi Ajak IDI Kota Pasuruan Bersinergi Tekan Stunting dan Perkuat Layanan Kesehatan
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menghadiri acara yang diselenggarakan IDI Kota Pasuruan.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengajak Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Pasuruan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Pasuruan untuk menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, Senin 26 Januari 2026.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus IDI Cabang Kota Pasuruan masa bhakti 2026–2028 yang dirangkai dengan seminar ilmiah bertema komplikasi kehamilan, kesehatan uroginekologi, dan tumbuh kembang anak.

Mini Kidi--
Dalam kegiatan tersebut, Mas Adi didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan M. Nawawi.
Pelantikan menetapkan dr. Rahmat Sakur sebagai Ketua IDI Cabang Kota Pasuruan masa bhakti 2026–2028 bersama jajaran pengurus baru.
BACA JUGA:Pemkot Pasuruan Jalin Kerja Sama Lintas Sektor Perkuat Pelayanan Publik
Mas Adi menegaskan, penanganan stunting masih menjadi prioritas pembangunan kesehatan di Kota Pasuruan sehingga kolaborasi pemerintah daerah dengan organisasi profesi seperti IDI menjadi sangat penting.
“Harapannya, IDI dapat membantu dan bersama-sama memberikan solusi serta edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap pencegahan stunting,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kesehatan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan berbasis aplikasi kesehatan.
BACA JUGA:Pemkot Pasuruan Peringati Hari Bela Negara ke-77, Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa
“Pelayanan kesehatan harus mengikuti perkembangan zaman. Masyarakat ingin layanan yang cepat, mudah diakses, dan tetap berkualitas,” tambahnya.
Selain itu, Mas Adi menyinggung meningkatnya kesadaran hukum masyarakat yang menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga medis.
“Saya berharap IDI hadir memberikan pendampingan dan perlindungan kepada dokter agar dapat bekerja dengan tenang dan profesional,” tegasnya.
Mas Adi juga meminta IDI berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah pampers bayi yang masih kerap dibuang ke sungai karena anggapan keliru.
“Ini berdampak pada pencemaran lingkungan dan memperparah persoalan sampah di sungai. Edukasi harus terus diperkuat,” imbuhnya.
BACA JUGA:Kali Kedua, Pemkot Pasuruan Sabet Predikat Kota Informatif
Sementara itu, melalui kepengurusan baru di bawah kepemimpinan dr. Rahmat Sakur, IDI Cabang Kota Pasuruan diharapkan semakin solid dalam meningkatkan kompetensi dokter, memperkuat etika profesi, serta memperluas kontribusi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Rangkaian kegiatan juga diisi seminar ilmiah yang membahas komplikasi kehamilan, kesehatan uroginekologi, dan tumbuh kembang anak sebagai upaya promotif dan preventif menuju Generasi Emas Indonesia. (kd/mh)
Sumber:
