Marhaban ya Ramadan 2026

Takut Salah Lanjutkan Monumen Reog, Plt Bupati Ponorgo Konsultasi KPK

Takut Salah Lanjutkan Monumen Reog, Plt Bupati Ponorgo Konsultasi KPK

Monumen Reog Ponorogo. --

PONOROGO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) untuk memperjelas nasib mega proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Desa/Kecamatan Sampung.

Hal ini dilakukan sebagai upaya agar proyek MRMP tidak terbengkalai ditengah permasalahan hukum yang menjerat Bupati Ponorogo Non Aktif, Sugiri Sancoko yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) November 2025 lalu. 

BACA JUGA:Pemkab Ponorogo Minta Investor Tak Ragu Investasi di Monumen Reog


Mini Kidi--

"Saya akan maju ke KPK, karena daripada nanti salah, ketika kami sudah membangun di lingkungannya takutnya juga salah," kata Pelaksana tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Minggu 25 Januari 2026.

Ditegaskan Lisdyarita, Pemkab Ponorogo hanya akan membangun area kawasan sekitar monumen, tidak akan menyentuh bangunan utama sama sekali.

BACA JUGA:Disbudparpora Ponorogo Harapkan Dukungan DAK untuk Lanjutan Pembangunan Monumen Reog

"Kalau main building (bangunan/gedung.red ) kita tidak berani sama sekali sentuh di daerah sana, makanya kita di kawasan bawahnya saja," beber Plt Bupati Ponorogo.

Rencananya fasilitas umum (Fasum) yang akan dibangun meliputi Musholla, paving serta penunjang lainnya demi kenyamanan pengunjung.

"Sebenarnya ini aset yang sangat luar biasa dan sekarang juga sudah ramai, jadi harusnya hari ini kami mempersiapkan untuk budaya-budaya di sana," jelasnya.

BACA JUGA:Bahas Reog, Stafsus Wapres Gibran Kunjungi Ponorogo

Terpisah, Pelaksana tugas ( Plt) Sekda Ponorogo, Agus Sugiarto, mengaku Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 telah menyiapkan pagu sebesar Rp 6 miliar untuk pembangunan Fasum kawasan MRMP di Kecamatan Sampung. "Sekitar itu ya ( 6 miliar)," ungkapnya. (jkn/rik).

Sumber: