Polisi Gunakan Scientific Investigation, Ungkap Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.--
SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Polres Situbondo berkomitmen mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga dengan tiga korban di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, dengan menggunakan metode scientific investigation, Kamis 15 Januari 2026.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu prioritas utama selama dirinya menjabat.

Mini Kidi--
"Salah satu PR saya menjadi Kapolres Situbondo, yakni kasus pembunuhan satu keluarga di Kecamatan Besuki, kami akan menggunakan scientific investigation atau penyelidikan ilmiah," ujar AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.
Menurutnya, jajaran Polres Situbondo akan langsung bergerak cepat untuk menuntaskan dugaan pembunuhan satu keluarga di Dusun Watuketu, Desa Demung.
BACA JUGA:Tiba di Mapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Disambut Pedang Pora dan Shalawat Badar
"Oleh karena itu, kami mohon bantuan dari teman-teman media dan masyarakat untuk memberikan informasi jika ada perkembangan baru guna mengungkap dugaan kasus pembunuhan satu keluarga tersebut," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan satu keluarga di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, terjadi pada 28 Desember 2025.
BACA JUGA:AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Resmi Menjabat Kapolres Situbondo
Tiga korban dalam peristiwa tersebut yakni Muhammad Hasim (58), istrinya Suningsih (38), serta anak perempuannya Umi Rahmania (18), yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah sekitar pukul 07.00 WIB.
Namun, ketiga korban mengalami luka berbeda. Muhammad Hasim mengalami luka sayat cukup dalam dan lebar di leher, Suningsih mengalami luka sayat di leher serta luka di lengan yang diduga akibat menangkis, sedangkan Umi Rahmania mengalami luka tusuk di leher.
Sumber:
