Kemenham Jatim Gelar Rapat Koordinasi, Tingkatkan Pemahaman Mengenai Hak Asasi Manusia

Kemenham Jatim Gelar Rapat Koordinasi, Tingkatkan Pemahaman Mengenai Hak Asasi Manusia

Sesi Foto Yuska Harimurti, Dr Vieta Imelda Cornelis SH MHum, Haidar Adam SH LLM, dan Heri Wuryanto bersama audiens rapat koordinasi.-Anwar Hidayat-

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Kanwil Jawa Timur menggelar rapat koordinasi terkait penilaian Hak Asasi Manusia (HAM) pada masyarakat dan komunitas di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Acara ini melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Jawa Timur. Rabu, 24 September 2025.

BACA JUGA:Kanwil Kemenham Jatim Jadi Jembatan Dialog Pengaduan Surat Ijo

Rangkaian acara dimulai dengan penyampaian materi oleh dua narasumber ahli di bidang HAM. Dr Vieta Imelda Cornelis SH MHum, Kepala Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Dr Soetomo, dan Haidar Adam SH LLM, Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga, memaparkan pandangan mereka terkait formulasi pelaporan penilaian HAM yang efektif. Setelah sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta.


Mini Kidi--

Heri Wuryanto, Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan format pelaporan penilaian HAM yang lebih terstruktur. Format ini nantinya akan menjadi inovasi yang akan disampaikan kepada Kementerian HAM RI di tingkat pusat.

BACA JUGA:Makan Bergizi, Hak Setiap Anak: Kanwil Kemenham Jatim Lakukan Pemantauan di Kota Malang

"Kegiatan ini adalah langkah awal untuk membuat formulasi bagaimana proses penilaian HAM pada masyarakat. Ini adalah gebrakan inovatif yang kami harapkan dapat diterapkan secara luas," ujar Heri.

BACA JUGA:Kanwil Kemenham Jatim Gelar Rakor Pendampingan dan Pengawasan Pembangunan Tol Probowangi Situbondo

Heri menjelaskan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam acara ini adalah ASN dari OPD di wilayah Provinsi Jawa Timur yang memiliki keterkaitan langsung dengan masyarakat dan komunitas, seperti kesbangpol, bagian hukum, serta lembaga yang bertugas memberikan pendampingan hukum.


Pemaparan materi oleh Dr Vieta Imelda Cornelis SH MHum, Kepala Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Dr Soetomo, dan Haidar Adam SH LLM, Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga.-Anwar Hidayat-

"Kami mengundang beberapa pihak yang relevan dengan isu masyarakat termasuk yang menangani regulasi dan bantuan hukum. Hal ini penting agar output dari kegiatan ini benar-benar dapat diimplementasikan," tambahnya.

BACA JUGA:Cegah Konflik Antarperguruan, Kanwil Kemenham Jatim Dukung Dialog Damai Perguruan Silat di Magetan

Ia berharap kegiatan ini dapat mengintegrasikan nilai-nilai HAM kepada masyarakat dan komunitas. Heri menyampaikan bahwa masyarakat masih membutuhkan penguatan dan sosialisasi terkait pemahaman HAM.

Sumber: