Pemkab Lamongan Tingkatan Kualitas Pendidikan Sebagai Fondasi Songsong Indonesia Emas 2045

Pemkab Lamongan Tingkatan Kualitas Pendidikan Sebagai Fondasi Songsong Indonesia Emas 2045

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara saat acara yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan, di Aula Gedung Pascasarjana Lantai III Unisla--

LAMONGAN, MEMORANDUM.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Komitmen tersebut bertujuan untuk menyiapkan  kemajuan  pembangunan menyeluruh Kabupaten Lamongan di masa mendatang.

Dituturkan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara saat menghadiri yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Lamongan, di Aula Gedung Pascasarjana Lantai III Unisla, Rabu 27 Agustus 2025.

BACA JUGA:Pemkab Lamongan Kuatkan Skrining untuk Eliminasi TBC


Mini Kidi--

Bahwa membangun SDM yang unggul merupakan agenda nasional. Yangmana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia ke-4. Di dalamnya menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Sumber daya manusia menjadi satu-satunya jalan strategis untuk mendorong daya saing dan kemajuan Kabupaten Lamongan kedepan," tutur Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham dihadapan 321 mahasiswa S1 program studi manajemen, 76 mahasiswa S1 program studi akuntansi,  38 mahasiswa S2 program studi magister manajemen.

BACA JUGA:HUT Ke-80 RI, Pemkab Lamongan Serahkan Tali Asih kepada Veteran, Eks Napiter hingga Remisi

Untuk menyambut agenda besar pembangunan sumber daya manusia Pemerintah Kabupaten Lamongan menghadirkan ragam program Prioritas pembangunan sumber daya manusia guna memastikan tidak ada warga Lamongan yang tertinggal dalam akses pendidikan. Salah satunya adalah program prioritas pendidikan terintegrasi dan gratis (Perintis).

Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan menganggarkan Rp7,5 Miliar untuk program beasiswa Perintis. Program beasiswa Perintis sendiri telah menyasar lebih dari delapan belas ribu penerima manfaat (Jenjang SD, SMP, SMA sederajat, hingga perguruan tinggi).

BACA JUGA:Pemkab Lamongan Komitmen Tuntaskan Anak Putus Sekolah

Pada pungkasnya, Mas Dirham meminta kepada calon wisudawan dan wisudawati untuk mengembangkan fleksibilitas dan ketangkasan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, ketahanan dan optimisme. Hal ini ditujukan untuk mampu lulus juga dari era Vuca (Volatility (Volatilitas), Uncertainty (Ketidakpastian), Complexity (Kompleksitas), dan Ambiguity (Ambiguitas)," pungkasnya.(pul)

Sumber:

Berita Terkait