Empat Pejabat Berebut Kursi Sekda Surabaya, DPRD Ingatkan Visi Misi Wali Kota

Empat Pejabat Berebut Kursi Sekda Surabaya, DPRD Ingatkan Visi Misi Wali Kota

Ilustrasi--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Proses seleksi untuk jabatan strategis Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya akan segera dimulai. Empat nama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah resmi mendaftar, memanaskan persaingan untuk menduduki posisi puncak birokrasi di Kota Pahlawan.

Keempat kandidat tersebut adalah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Lilik Arijanto, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rachmad Basari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dedik Irianto, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Eddy Christijanto.


Mini Kidi--

Munculnya empat nama ini tak luput dari perhatian DPRD Kota Surabaya. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menekankan pentingnya peran Sekda dalam menerjemahkan dan menjalankan visi misi Wali Kota Eri Cahyadi.

Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih harus memiliki pemahaman mendalam terhadap arah pembangunan kota yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Buka Seleksi Terbuka Jabatan Sekda, 1 Agustus Diumumkan

"Kami berharap calon-calon Sekda sudah harus mengetahui program visi misi wali kota atau RPJMD Surabaya 2025-2029. Sehingga memahami arah pembangunan," ujar Bahtiyar.

Menurutnya, pemahaman ini mutlak diperlukan agar Sekda mampu menjadi dirijen yang mengorkestrasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dengan begitu, program-program pembangunan dapat berjalan selaras, efektif, dan terukur sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:Empat Kepala OPD Surabaya Daftar Seleksi Sekda

Lebih lanjut, Bahtiyar menambahkan bahwa setiap calon tidak cukup hanya memahami, tetapi juga harus memiliki komitmen yang diwujudkan dalam target kinerja yang jelas.

Posisi Sekda, sebagai motor penggerak birokrasi, dinilai sangat vital dalam mengakselerasi kualitas layanan publik dan mendorong reformasi di tubuh pemerintahan.

"Calon sekda harus mempunyai target kinerja sebagai bentuk komitmen menyukseskan visi misi kepala daerah," tegasnya.

Pihaknya berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan sosok Sekda yang tidak hanya kompeten secara manajerial. Tetapi juga loyal dan mampu bersinergi penuh dengan kepala daerah untuk mewujudkan kemajuan Surabaya.

Sumber:

Berita Terkait