Wali Kota Maidi Sampaikan Investasi di Kota Madiun Tumbuh Subur
Wali Kota Madiun, Maidi saat mengisi seminar Potential and Investment Opportunity of Madiun City yang digelar Pemkot Madiun di Sun Hotel Madiun--
MADIUN, MEMORANDUM.CO.ID – Potensi dan peluang investor mengembangkan bisnis di Kota Madiun masih terbuka lebar. Hal ini terkuak dalam seminar Potential and Investment Opportunity of Madiun City yang digelar Pemkot Madiun di Sun Hotel Madiun, Selasa 27 Mei 2025.
Dalam seminar tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi menyebut pemanfaatan Dumilah Park serta Peceland punya potensi besar bagi investor untuk menanamkan modal.
‘’Investasi di Kota Madiun cukup bagus. Banyak investor yang ingin masuk,’’ ungkap Maidi.
BACA JUGA:Wali Kota Madiun Pastikan Bakal Ada Mutasi Besar-besaran

Mini Kidi--
Maidi menyampaikan, investasi di Kota Madiun tumbuh subur belakangan tahun terakhir. Sejumlah investor pun seolah saling berebut menanamkan modal di kota ini. Bahkan, investor asing juga melirik potensi yang ada.
‘’Investor dari India dan Arab Saudi mulai masuk,’’ bebernya.
BACA JUGA:Wakil Wali Kota Madiun Bersama Kemensos Tinjau Bakal Lahan Sekolah Rakyat
Meski begitu, sambung dia, Pemkot Madiun punya kriteria investor yang ingin berinvestasi. Yang pasti, bisnis yang diinvestasikan harus memiliki andil dalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Madiun.
‘’Kalau investasi hanya memikirkan untung sendiri dan masyarakat hanya jadi penonton ya nanti dulu. Kriteria itu harus masuk dulu,’’ jelas Maidi.
BACA JUGA:Kinerja Tak Optimal, Wali Kota Madiun Warning Empat OPD
Maidi mengaku bahwa Pemkot Madiun bakal memudahkan investor untuk berinvestasi. Baik secara administrasi maupun kelak bisnis hendak berjalan. Termasuk membantu serta memenuhi apa yang dibutuhkan investor. ‘’Siapa pun investornya silakan saja,’’ ucapnya.
Berdasarkan catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat, nilai investasi selalu tembus target tiap tahunnya. Pada 2024 lalu, misalnya. Nilai investasi tembus Rp 498 miliar atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 195 miliar.
‘’Investor tidak perlu ragu,’’ pungkas Maidi. (adv)
Sumber:

