Munas APEKSI VII Disuguhi Pertunjukan Pesona Laser Air Mancur
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, meninjau sejumlah destinasi wisata di kawasan Kenjeran untuk memastikan kesiapan Munas APEKSI VII.--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Persiapan Kota Surabaya sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) VII kurang sehari lagi. Rencananya akan digelar pada 6 hingga 10 Mei 2025.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, meninjau sejumlah destinasi wisata di kawasan Kenjeran untuk memastikan kesiapan.

Mini Kidi--
Setibanya di Taman Suroboyo, Eri langsung berkeliling meninjau sejumlah titik yang akan menjadi lokasi penanaman pohon oleh peserta Munas APEKSI VII. Ia melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari penataan tribun peserta, kondisi akses jalan, hingga kebersihan area taman.
“Lokasi ini harus siap dan nyaman, baik untuk tamu-tamu Munas APEKSI maupun masyarakat Surabaya sendiri,” ujar Wali Kota Eri.
Tak hanya soal infrastruktur, Wali Kota Surabaya yang lekat dipanggil Cak Eri itu juga menggarisbawahi pentingnya fasilitas pendukung anak. Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menambah wahana permainan seperti playground tematik untuk anak-anak.
Selain itu, Cak Eri juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya untuk menambah lampu penerangan di beberapa area taman. “Jadi lampu harus ditambah, supaya anak-anak aman dan senang saat bermain malam,” tegasnya.
Setelah dari Taman Suroboyo, Eri melanjutkan tinjauan ke Lapangan Pantai Kenjeran. Selain mengecek kesiapan fasilitas dan area publik.
Agenda kunjungan berlanjut ke Jembatan Suroboyo, salah satu ikon wisata Kota Pahlawan yang akan menampilkan pertunjukan Pesona Laser Air Mancur.
BACA JUGA:Reformasi Birokrasi dan Pertumbuhan Ekonomi Pemkot Surabaya Terbaik Nasional, Kalahkan Pemprov Jatim
Di spot ini, Cak Eri melakukan evaluasi mendalam terhadap konten hiburan yang akan ditampilkan. Mulai dari alur cerita, iringan musik, hingga visualisasi laser yang dipantulkan melalui air mancur.
“Saya ingin pertunjukan ini menyampaikan pesan kuat tentang Surabaya. Musiknya bisa dibuat lebih semarak, termasuk dengan ceritanya. Jadi bukan sekadar visual, tapi harus mengena di hati,” ungkapnya. (rio)
Sumber:
