Terdampak Efisiensi, Wali Kota Madiun Tangguhkan Pembangunan Miniatur Tembok Cina

Terdampak Efisiensi, Wali Kota Madiun Tangguhkan Pembangunan Miniatur Tembok Cina

Wali Kota Madiun, Maidi bersama mantan penjabat Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto ketika meninjau Jembatan Patihan yang menjadi kebanggan warga Kota Madiun. (dok)-Nangroe Aji Dharma-

MADIUN, MEMORANDUM.CO.IDWali Kota Madiun Maidi tahun ini menangguhkan rencana pembangunan miniatur Tembok Cina yang akan dibangun di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Kota Madiun. Penangguhan dilakukan akibat adanya Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1/2025 tentang efisiensi belanja dalam APBD 2025.

BACA JUGA:Perumda Tirta Taman Sari Kenalkan AMDK, Wali Kota Maidi: Ubur-ubur Ikan Lele, Wong Madiun Ngombe Ngrowo Ae le

Wali Kota Madiun, Maidi menegaskan, anggaran Pemkot Madiun tahun ini akan difokuskan untuk mendukung program pemerintah pusat. Seperti, makan bergizi gratis (MBG), ketahanan pangan, dan perbaikan sekolah-sekolah yang rusak.


--

“Tahun ini konsentrasinya ke program-program pusat dulu,” katanya, Rabu 5 Maret 2025.

 

Karena itu, pihaknya kini terpaksa melakukan penundaan beberapa proyek besar. Salah satunya, pembangunan miniatur Tembok Cina. “Tahun ini masih konsep dulu, untuk pelaksanaan InsyaAllah tahun depan,” katanya,  

BACA JUGA:Pemerintahan Maidi-Panuntun Komitmen Sukseskan Program Presiden Prabowo Subianto

Kendati demikian, tambahnya,  pembangunan-pembangunan kecil di Kota Madiun tetap direalisasikan tahun ini. Khususnya, yang mendukung visi, misi, dan programnya saat macung Pilkada lalu. Diantaranya, pelebaran jalan masuk ke Taman Bantaran dari Jalan Kolonel Marhadi dan dari Jalan Ahmad Yani.

“Karena itu dibuat jalur wisata yang bisa dilalui bus heritage express. Jadi, kami dahulukan,” sambungnya.

BACA JUGA:Tolak Karangan Bunga dan Minta Diberi Pohon Berbuah, Maidi : Saya Ingin Kota Madiun Jadi Kota Sejuta Buah

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Thariq Megah menambahkan, adanya penundaan proyek besar bukan berarti seluruh rencana pembangunan infrastruktur dibatalkan. Melainkan, tetap ada pembangunan besar yang akan dilakukan di Kota Madiun.

“Iya, tetap ada pembangunan infrastruktur di Kota Madiun. Tetapi, masih menunggu skala prioritas dari beliau (Maidi, red),” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. (aji)

Sumber: