Pertamina Bidik Talenta Muda, Empat Direksi Alumni ITS Turun Langsung
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth Marcelino Verieza Dumatubun didampingi oleh Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara)--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pertamina mulai menyiapkan generasi baru untuk menghadapi perubahan bisnis energi. Pesan itu mengemuka dalam program Pertamina Goes to Campus yang digelar PT Pertamina Patra Niaga di Pusat Robotika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) SURABAYA, pada Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pengenalan perusahaan kepada mahasiswa. Pertamina sekaligus membuka akses bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri energi, termasuk peluang magang, praktik kerja lapangan (PKL), hingga rekrutmen.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth Marcelino Verieza Dumatubun, mengatakan ITS dipilih karena memiliki kontribusi kuat terhadap pengembangan teknologi yang digunakan Pertamina. Selain itu, banyak lulusan ITS yang kemudian berkarier di lingkungan Pertamina Patra Niaga.
BACA JUGA:Antrean Motor Mengular di SPBU, Pertamina Akui Konsumsi Pertalite Naik di Surabaya Raya
"Acara kali ini cukup spesial karena kami bisa menghadirkan empat direktur Pertamina Patra Niaga yang keempat-empatnya merupakan alumni ITS," kata Roberth, saat ditemui di ITS, pada Selasa, 15 September 2026.

Mini kidi--
Menurut dia, kehadiran para pimpinan Pertamina yang merupakan alumni ITS menjadi gambaran bahwa kampus tersebut memiliki rekam jejak dalam mencetak sumber daya manusia untuk industri energi nasional.
BACA JUGA:Warga Jember Terjebak Panic Buying, Pertamina Guyur 100 Ribu Liter BBM Pertalite dan Pertamax
Melalui program tersebut, Pertamina ingin mahasiswa mempersiapkan diri sejak dini. Tidak hanya melalui kemampuan akademis, tetapi juga pengalaman berorganisasi dan pengalaman kerja.
"Harapannya mereka bisa menjadi talent unggulan yang memang dibutuhkan oleh Pertamina Patra Niaga maupun Pertamina secara keseluruhan," ujarnya.
Roberth juga menekankan tantangan industri energi yang semakin kompleks. Pertamina tidak lagi hanya berkutat pada bisnis energi fosil, seperti BBM dan LPG, tetapi mulai mengembangkan berbagai sumber energi baru dan terbarukan.
BACA JUGA:Atasi Antrean BBM, Pertamina Perkuat Pasokan Pertalite dan Atur Ulang Distribusi di Lumajang
Menurutnya, perkembangan solar panel, hingga pemanfaatan energi terbarukan akan menjadi bagian penting dari masa depan sektor energi Indonesia. Karena itu, mahasiswa perlu memahami perubahan tersebut sejak masih berada di bangku kuliah.
"Adik-adik mahasiswa yang nantinya akan membawa Pertamina ke depan dalam bisnis energi tidak hanya bergerak di energi fosil untuk BBM, LPG, dan sebagainya, tetapi juga tetap menjaga dan mengembangkan Pertamina di sektor energi terbarukan," jelasnya.
Sumber:







