selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Soroti Truk Sampah Tak Layak Jalan, DPRD Surabaya Minta DLH Benahi Armada

Soroti Truk Sampah Tak Layak Jalan, DPRD Surabaya Minta DLH Benahi Armada

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Keberadaan truk pengangkut sampah yang kondisinya tidak layak jalan namun tetap beroperasi di jalanan protokol memantik reaksi keras dari DPRD Kota Surabaya. 

Selain merusak estetika kota yang selama ini dikenal asri, armada yang keropos dan tidak terawat tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

BACA JUGA:Truk Sampah Tumpah di Jalan Surabaya Viral, DLH Peringatkan Rekanan Terancam Blacklist


Mini Kidi Wipes.--

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengungkapkan bahwa persoalan ini sebenarnya sudah pernah dibahas bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya. 

Berdasarkan data rapat tersebut, diketahui bahwa armada pengangkut sampah di Surabaya terdiri atas aset milik pemkot dan hasil sewa dari pihak swasta.

BACA JUGA:Keluarga Korban Tewas Terlindas Truk Sampah di Surabaya Gigit Jari Tak Dapat Santunan

"Apapun statusnya, mau milik sendiri atau sewa dari swasta, faktor kelayakan kendaraan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai diabaikan," tegas Fathoni. 

Politikus Golkar tersebut menilai ada anomali dalam penegakan aturan di lapangan. Di satu sisi, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya gencar melakukan razia terhadap truk angkutan barang yang tidak layak jalan. 

Namun di sisi lain, armada milik pemerintah atau yang bekerja untuk kepentingan pemkot justru terkesan dibiarkan melintas meski kondisinya memprihatinkan.

BACA JUGA:Tewaskan Pengendara Motor, Sopir Truk Sampah di Surabaya Dituntut 4,5 Tahun Bui

"Percuma Dishub merazia truk moda transportasi lain jika pemkot sendiri membiarkan truk sampah tidak layak jalan melintasi jalanan kota. Ini menyangkut etalase wajah pemerintah kota di depan rakyatnya," imbuhnya.

Karena itu, ia menyarankan agar DLH mengoperasikan armada yang benar-benar layak, baik melalui pengadaan maupun penyewaan kendaraan yang memenuhi standar operasional.

“Kalau memang tidak mampu beli, ya setidaknya sewa saja truk yang layak untuk mengangkut sampah-sampah di Kota Surabaya,” tambahnya.

Sumber:

Berita Terkait