Dosen ITS Ungkap Penyebab Motor Brebet Setelah Isi Pertalite, Bukan Sekadar Masalah BBM
Dosen ITS Prof Bambang Sudarmanta.-Rahmad Hidayat-

Motor yang brebet setelah isi Pertalite bukan hanya karena kualitas BBM.-Rahmad Hidayat-
“Air dan endapan di tangki SPBU bisa ikut tersedot ke kendaraan. Akibatnya bahan bakar tercampur air, menyebabkan misfire dan brebet saat akselerasi,” jelasnya.
Motor injeksi, menurut Prof Bambang, lebih sensitif terhadap perubahan kualitas bahan bakar dibanding motor karburator. ECU (Engine Control Unit) membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kadar udara dan bahan bakar.
BACA JUGA:Polres Gresik Sidak SPBU Usai Ramai Dugaan BBM Oplosan
“Jika bahan bakar terlalu mudah menguap atau tercampur air, campuran udara-bensin jadi tidak ideal. ECU bisa salah membaca kondisi beban dan udara, sehingga mesin tersendat atau idle tidak stabil,” terangnya.
Ia menyarankan pengguna sepeda motor memperhatikan rekomendasi bahan bakar sesuai spesifikasi pabrikan, serta mengisi BBM di SPBU dengan sirkulasi penjualan tinggi agar risiko endapan lebih kecil.
BACA JUGA:Keluhan BBM Bermasalah, Tim Gabungan Polres–Pemkab Bojonegoro Turun Tangan
“Kalau motor Anda punya kompresi di atas 10:1, sebaiknya gunakan minimal Pertamax. Jangan tunggu mesin brebet baru sadar oktan penting,” pungkas Prof Bambang. (day)
Sumber:

