Siswa SMP di Surabaya Tewas Tersengat Kabel AC, Begini Kronologinya
Keluarga SSH merasa kehilangan atas kepergian SSH (14), murid dari SMP Katolik Angelus Custos Surabaya.--
“Saya hanya ingin tahu detail peristiwa yang dialami anak saya dan bagaimana tanggung jawab dari pihak sekolah. Bahkan saat saya berkunjung ke sekolah, mereka kurang merespons dan tidak menunjukkan penyesalan atau berduka cita," ungkapnya.
BACA JUGA:Nahas, Pria Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Balongpanggang
Merasa tidak ada itikad baik dari pihak sekolah, Tanu akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya dengan Laporan Pengaduan Masyarakat Nomor: LPM/549/IV/2025/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.
Selain itu, keluarga korban juga telah melaporkan peristiwa yang merenggut nyawa putranya tersebut kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Tanu berharap mendapat keadilan dan pertanggungjawaban atas kelalaian yang menyebabkan nyawa anaknya melayang.
“Kami berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas kasus ini. Karena sampai sekarang pun pihak sekolah tidak ada itikad baik untuk meminta maaf,” tandas Tanu.
BACA JUGA:Kerja Bakti Maut di Pasuruan, 1 Tewas, 5 Luka Bakar Tersengat Listrik PJU
Terpisah, Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Nainggolan membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihaknya tengah melakukan upaya penyelidikan, termasuk memeriksa para saksi-saksi.
“Masih dalam penyelidikan Satreskrim,” singkat Rina. (bin)
Sumber:




