iklan umroh banner
iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Ketika Sabda Guru Mengalahkan Nabi

Ketika Sabda Guru Mengalahkan Nabi

ilustrasi--Artificial Intelligence (AI)

Agama hadir untuk merajut kemanusiaan, bukan menjahit tirai perpecahan. Mencintai guru tidak menuntut kita untuk menutup mata pada kebenaran objektif, dan menghormati ulama tidak pernah berarti membiarkan diri menjadi pembenci yang gemar menebar sesat.

BACA JUGA:Menyelamatkan Porsi Anak Negeri

Sudah saatnya kita menghidupkan kembali tradisi tabayyun di ruang-ruang majelis, merawat nalar kritis yang santun, serta mendidik umat bahwa takzim terbaik kepada seorang guru adalah dengan meneruskan warisan ilmunya yang mencerahkan, bukan dengan memenjarakan akal sehat dalam sangkar fanatisme buta.

Sebab kebenaran, pada hakikatnya, tidak pernah butuh dibela dengan caci maki. (*)

Catatan Akhir Pekan KH A Nawawi Maksum, Penulis adalah Pengasuh Pondok Pesantren Nurut Taqwa, Bondowoso

Sumber: