Nonton Pacuan Kuda, Seorang Bocah Tewas Terinjak

Nonton Pacuan Kuda, Seorang Bocah Tewas Terinjak

LUMAJANG - Naas dialami Magda Agil B.(7), bocah asal Dusun Krajan, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. Sebab, dia tewas karena terinjak injak oleh penonton yang menghindar dari serudukan kuda yang keluar jalur pacuan. Peristiwa naas tersebut terjadi Sabtu (9/2), di arena pacuan kuda tingkat nasional yang digelar di dekat Pantai Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. Saat itu, korban menonton bersama neneknya di dekat kerumunan penonton  yang berjubel pada tenda dekat tikungan. Memasuki putaran ke-5, ada 7 kuda yang dipertandingkan oleh panitia untuk diambil 3 peserta tercepat. Ironisnya, tiba-tiba ada satu kuda yang nyasar lalu masuk ke gerombolan penonton yang ada di tikungan arena. Mengetahui ada kuda yang nyasar, para penonton langsung membubarkan diri berusaha menghindar dari serudukan kuda tersebut. "Waktu itu saya juga ikut mbubarkan diri supaya tidak diseruduk kuda, yang nyasar itu," ujar Marjuki (52) salah satu penonton yang ikut bergerombol. Akibatnya, ada beberapa orang terjatuh termasuk korban yang saat itu berada di kerumunan penonton. Diduga, pada saat terjatuh, korban terinjak-injak akhirnya tak sadarkan diri. "Saat itu korban sempat bangun namun akhirnya roboh tak sadarkan diri,” terang Kapolsek Yosowilangun AKP Suhari saat dikonfirmasi Memorandum. Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke puskesmas dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang, guna mendapat pertolongan medis. Namun sayang, sekitar 5 menit kemudian nyawa korban sudah tidak tertolong lagi. "Korban meninggal di rumah sakit," lanjut Suhari. Diduga, korban meninggal karena mengalami gagal nafas setelah terinjak injak kaki kuda atau kaki penonton. Tapi pada saat itu korban posisinya berada di bawah kuda. "Kata pihak rumah sakit, ada beberapa memar dan lebam pada tubuh korban termasuk segumpalan darah di dada korban sehingga bocah yang masih duduk di bangku kelasd1 SD tersebut kesulitan bernafas,"papar Suhari. Selanjutnya kata Suhari, kasus tersebut kini sedang dalam penanganannya dibantu pihak Satreskrim Polres Lumajang, terjun ke lokasi guna dilakukan olah TKP. "Pihak keluarga korban termasuk orang tua korban minta agar kasus ini diproses lanjut. " pungkas Suhari. (tri/tyo)

Sumber: