Pemkab Gresik Terapkan Landfill Mining di TPA Ngipik Kurangi Tumpukan Sampah Lama
Pengoperasian teknologi landfill mining di TPA Ngipik Kabupaten Gresik.-Achmad Willy Alva Reza-
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menerapkan teknologi landfill mining di TPA Ngipik untuk mengurangi tumpukan sampah lebih dari 10 tahun dengan kapasitas 25 ton per jam, Selasa 24 Februari 2026.
BACA JUGA:3 Anak Pekerja Migran Gresik Dipulangkan dari Malaysia, Bupati Beri Pendampingan
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngipik resmi mengoperasikan metode landfill mining sebagai langkah transformasi sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Mini Kidi Wipes.--
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan persoalan sampah menjadi tantangan besar seiring meningkatnya volume timbulan akibat pertumbuhan penduduk serta perkembangan permukiman dan kawasan industri.
BACA JUGA:200 Becak Listrik Mengaspal di Gresik, Bupati Siapkan Jalur Khusus dan SPKLU
“Jika tidak dikelola dengan baik, sampah akan menjadi beban lingkungan, sosial bahkan ekonomi,” kata Yani.
BACA JUGA:Bupati Gresik Tekankan Penajaman Prioritas Pembangunan dalam Penyusunan RKPD 2027
Menurutnya, penggunaan teknologi landfill mining mampu menjawab persoalan timbunan sampah lama dengan mengolah kembali dan memisahkan fraksi yang masih bernilai guna.
BACA JUGA:55 Kepala Sekolah Dilantik di Gresik, Bupati Ingatkan Pengelolaan Anggaran Pendidikan
Metode tersebut juga dinilai efektif mengurangi volume sampah yang tertimbun di TPA.
BACA JUGA: Pengurus PC IPNU-IPPNU Gresik 2025–2027 Dilantik, Bupati Ingatkan Peran Pemuda NU
“Dengan kapasitas pengolahan sekitar 25 ton per jam, fasilitas ini diharapkan mampu secara bertahap mengurangi beban timbunan di TPA Ngipik,” harapnya.
BACA JUGA:Pemkab Gresik Awali Penyusunan RKPD 2027, Bupati Tekankan Perencanaan yang Transparan
Sumber:




