Golkar Tugaskan Hari Wuryanto Maju Cabup Madiun di Pilkada 2024, "Berkah" Jilid 2 Bubar

Golkar Tugaskan Hari Wuryanto Maju Cabup Madiun di Pilkada 2024,

Pembina DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun Hari Wuryanto ketika wawancara dengan awak media di kediamannya.-Biro Madiun-

MADIUN, MEMORANDUM - Partai Golkar resmi menugaskan Hari Wuryanto untuk maju sebagai calon bupati Madiun di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

BACA JUGA:Pecah Kongsi, Hari Wuryanto Akhirnya Pilih Gandeng Kader PKB di Pilkada 2024

Ini setelah, Pembina DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun itu dipanggil Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebelum Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. 

"Saya sudah dipanggil Ketua Umum Bapak Airlangga," kata Hari Wuryanto di rumahnya, Sabtu, 13 April 2024 malam.

Keputusan Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut, praktis membuat harapan "Berkah" Jilid 2 pupus. Hari Wuryanto tidak mungkin bersatu kembali dengan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Madiun Ahmad Dawami seperti Pilkada 2018. 

"Tidak mungkin ada rekom jilid 2. Karena ketua DPD Golkar Jatim khan sudah bicara. Saya khan tinggal menjalankan amanat partai," ungkapnya.

Pada Pilkada November 2024 mendatang, Golkar lebih memilih kader dari PKB untuk menjadi pasangannya. Dan telah mendapat restu dari Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun Muhtarom yang juga mantan Bupati Madiun dua periode. 

Selain itu, komunikasi politik dengan parpol lain juga dilakukan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun Mujono.  Termasuk dengan Gerindra dan sejumlah parpol dalam satu fraksi di DPRD Kabupaten Madiun. Seperti PKS dan Hanura. 

"Dengan Fraksi Nurani Sejahtera sudah. Malah setiap bulan kita ketemu. Gerindra juga sudah, dengan Mas Rio. Soal klirnya tanya ke pak ketua ya. Yang lebih tahu ketua partai," ujarnya.

Mengenai kriteria sosok calon wakil bupati, Hari Wuryanto menyerahkan penuh ke PKB. 

"Khan itu nanti partai. Figur  yang diajukan khan tentunya mereka tidak sembarangan. Kalau kriteria khusus tidak ada," tambahnya. 

Sebelumnya, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Madiun Nuryanto mengaku ada sejumlah nama baik internal dan eksternal yang mulai digodok oleh PKB.  

"Saat  ini beliau (Muhtarom) sedang  mencermati  dan  mempertimbangkan  dari  internal," kata Nuryanto. 

Sementara itu, sejumlah nama yang santer di masyarakat dinilai cocok mendampingi Hari Wuryanto, yakni KH Anwar Sholeh Azarkonidr Purnomo Hadi Direktur RSUD Dolopo, dan Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto. (*)

Sumber: