22 Hari Masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 8 Surabaya Layani 968.214 Pelanggan
Penumpang kereta api di stasiun.-Oskario Udayana-
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Masa Angkutan Lebaran Tahun 2025 yang dimulai pada 21 Maret 2025 sampai dengan 11 April 2025 telah selesai. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya telah melayani sebanyak 968.214 pelanggan, terdiri dari 481.903 pelanggan yang berangkat, dan 486.311 pelanggan yang turun di Daop 8 Surabaya.
BACA JUGA:Hari Terakhir Libur Lebaran, 51.671 Penumpang Turun di Daop 8 Surabaya
Jumlah pelanggan yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 8 Surabaya meningkat 15.291 pelanggan atau sekitar 3,2 persen dibanding masa Angkutan Lebaran Tahun 2024 yang berjumlah 466.612 pelanggan.

--
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan kereta api sebagai transportasi pilihan dalam mendukung mobilitasnya selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2025.
Para pelanggan di wilayah KAI Daop 8 Surabaya selama masa Angkutan Lebaran didominasi dengan tujuan Jakarta 52.803 pelanggan, Yogyakarta 35.334 pelanggan, Semarang 28.082 pelanggan, Bandung 13.051 pelanggan, serta Ketapang 6.025 pelanggan.
BACA JUGA:Komitmen Jaga Keselamatan Perjalanan KA saat Lebaran 2025, KAI Daop 8 Surabaya Sidak Tes Narkoba
Keberhasilan angkutan Lebaran 2025 ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh tim KAI Daop 8 Surabaya dan stakeholder yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder terkait yang turut membantu menjaga keamanan dan kenyamanan para pelanggan kereta api.
BACA JUGA:KAI Daop 8 Surabaya Siap Operasikan 58 Lokomotif dan 417 KA untuk Angkutan Lebaran 2025
Dengan berakhirnya masa angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh seluruh pelanggan kereta api.
"KAI Daop 8 Surabaya akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik dan meningkatkan kualitas operasional untuk kenyamanan, keselamatan, dan kepuasan pelanggan," pungkas Luqman Arif. (rio)
Sumber:

