HIPMI Kota Blitar Ajak Pengusaha Muda Go Public lewat IPO

HIPMI Kota Blitar Ajak Pengusaha Muda Go Public lewat IPO

Seminar bertajuk IPO: Go Big With Go Public yang digelar HIPMI Kota Blitar--

BLITAR, MEMORANDUM.CO.ID - Dalam upaya mendorong pengusaha muda untuk lebih berkembang dan mendapatkan akses pendanaan yang lebih luas, BPC Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) Kota Blitar bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar seminar bertajuk “IPO: Go Big With Go Public”. Acara yang berlangsung di Hall Hotel Santika Kota Blitar pada Kamis malam, 20 Februari 2025, ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta puluhan pengusaha muda setempat.

Ketua BPC HIPMI Kota Blitar, Yogi Rosdianta, menegaskan bahwa melalui seminar ini, diharapkan para pengusaha semakin memahami pentingnya IPO (Initial Public Offering) sebagai langkah strategis dalam pengembangan bisnis mereka.

BACA JUGA:Terjerat Kasus Investasi Bodong, Abdul Ghofur Mantan Ketua Hipmi Surabaya Masih DPO


Mini Kidi--

“Dengan diadakannya seminar ini, harapannya para pengusaha di Kota Blitar semakin aware untuk meng-IPO-kan perusahaannya. IPO bisa menjadi salah satu solusi dalam mencari sumber pendanaan agar bisnis lebih produktif dan berkembang,” ujar Yogi.

Dalam seminar ini, hadir pula beberapa narasumber yang membagikan wawasan seputar IPO, antara lain Cita Mellisa, Kepala Kantor Perwakilan Jawa Timur PT Bursa Efek Indonesia; Chandra Purnama, Direktur Investment Banking PT Phintraco Sekuritas; serta Wawan Heri P., Corporate Secretary PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk.

Mereka menjelaskan bahwa proses IPO tidak hanya sekadar mendapatkan modal tambahan, tetapi juga membawa perusahaan ke jenjang profesionalisme yang lebih tinggi. IPO menuntut perusahaan untuk lebih transparan, akuntabel, dan memiliki tata kelola yang baik agar dapat menarik minat investor.

BACA JUGA:Sambut Poprov IX, KONI Jatim Gandeng HIPMI untuk Bangkitkan Ekonomi

Ketua Bidang 2 Keuangan, Perbankan, Perencanaan, dan Pembangunan BPC HIPMI Kota Blitar, Imas Marata, menyoroti bahwa salah satu kendala utama yang dihadapi pengusaha adalah keterbatasan modal.

“Banyak pengusaha ingin berkembang, tetapi mereka terkendala modal. Pasar modal bisa menjadi solusi agar bisnis mereka naik kelas, bahkan berpotensi menjadi perusahaan terbuka (Tbk). Harapannya, edukasi seperti ini bisa memotivasi pengusaha Blitar untuk semakin profesional dan berani melangkah ke tingkat nasional,” ujar Imas.

Yogi Rosdianta menambahkan bahwa IPO sangat relevan bagi perusahaan rintisan (start-up) yang masih dalam tahap awal, karena dapat memberikan akses pendanaan jangka panjang dan membantu mereka lebih cepat berkembang.

BACA JUGA:Dua Mantan Ketua Hipmi Surabaya Ditetapkan Tersangka, Polisi Segera Limpahkan ke Kejaksaan

“Seperti yang dijelaskan dalam seminar, perusahaan yang ingin IPO harus memiliki kondisi keuangan yang sehat serta jenjang perkembangan yang jelas. IPO ini sangat penting, terutama bagi perusahaan-perusahaan baru seperti start-up yang butuh suntikan modal untuk tumbuh lebih besar,” tambahnya.

Selain memberikan edukasi terkait IPO, HIPMI Kota Blitar juga menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar dengan memberikan bantuan berupa tas dan uang tunai kepada anak-anak sekolah di Kota Blitar.

Sumber: