Pemkab Lumajang Gencarkan Kesadaran Uji Kir Demi Keselamatan di Jalan Raya

Petugas uji kir memeriksa kelaikan kendaraan. -Agus Sucipto-
LUMAJANG, MEMORANDUM.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya uji kendaraan bermotor (uji kir) sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan di jalan raya.
BACA JUGA:Pemkab Dukung Pertanian Organik melalui Pupuk Teknologi Terbarukan
Meskipun retribusi uji kir telah dibebaskan sejak 2024, jumlah kendaraan yang menjalani pengujian justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
--
Koordinator Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang, Ari Bidayanto, mengungkapkan bahwa kebijakan pembebasan biaya bertujuan untuk mendorong pemilik kendaraan melakukan pengujian.
Namun, data menunjukkan bahwa masih banyak yang menganggap uji kir sebagai sekadar formalitas administratif, bukan sebagai faktor penting dalam keselamatan berkendara.
BACA JUGA:Pemkab Lumajang Gandeng Pemdes Banjarwaru Buka Akses Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin
"Harapannya, dengan digratiskan, masyarakat lebih antusias melakukan uji kir. Sayangnya, peningkatan yang diharapkan belum terjadi. Padahal, ini bukan hanya soal kepatuhan administratif, tetapi juga demi keselamatan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya," ujar Ari, Jumat 31 Januari 2025.
BACA JUGA:Pemkab Lumajang Luncurkan Road Map Penanggulangan GAKI 2025-2030
Dibandingkan 2023 yang mencatat sekitar 9.800 kendaraan menjalani uji kir, pada 2024 jumlahnya justru menurun menjadi sekitar 9.000 kendaraan. Tren ini menunjukkan bahwa masih diperlukan edukasi lebih lanjut agar pemilik kendaraan memahami manfaat uji kir dalam mencegah kecelakaan dan memastikan kelayakan kendaraan di jalan raya.
Untuk mengatasi rendahnya partisipasi, Dishub Lumajang telah menjalankan berbagai langkah strategis, seperti:
Sosialisasi Program "Setir Kanan" - Program ini memberikan peringatan otomatis kepada pemilik kendaraan beberapa hari sebelum jatuh tempo uji kir.
BACA JUGA:Pemkab Lumajang Lakukan Gerakan ASN Beli Cabai
Kampanye Kesadaran Uji Kir - Mengedukasi masyarakat bahwa uji kir bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi langkah preventif dalam keselamatan berkendara.
Sumber: