Dinkes Bojonegoro Peringati Hari AIDS Sedunia Bersama ODHA, Gelar Senam GERMAS hingga Cek Kesehatan

Dinkes Bojonegoro Peringati Hari AIDS Sedunia Bersama ODHA, Gelar Senam GERMAS hingga Cek Kesehatan

Susasana Peringatan Hari AIDS Sedunia--

BOJONEGORO, MEMORANDUM.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan menggelar peringatan Hari AIDS Sedunia di Jalan Mas Tumapel. Para ODHA Berdaya Bojonegoro yang hadir bersalaman hangat dengan warga yang datang.

Kegiatan bertajuk “Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa” ini disemarakkan dengan senam sehat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pemeriksaan kesehatan, dan kupon gratis sebagai bentuk pemberdayaan UMKM. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ani Pujiningrum menjelaskan, Hari AIDS Sedunia ini diperingati setiap 1 Desember. Melalui kegiatan ini setiap individu tanpa kecuali memiliki hak yang sama, kehendak dan bebas stigma.

BACA JUGA:DPRD Bojonegoro Desak Dinkes Segera Bayar Gaji Perawat Ponkesdes

“Penderita HIV selama mendapat pengobatan dan hidup sehat bisa berdampingan bersama kita. Mereka ini berdaya dan kita bisa melakukan kegiatan sehari-hari tanpa takut tertular. Sebab kontak penularan hanya berdasarkan hubungan seks tidak sehat dan darah,” jelasnya. 

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Bojonegoro, dari tahun 2022 hingga 2023, kasus ODHA sejumlah 2.343 kasus. Sementara jumlah kasus baru dari Januari hingga November 2024 sejumlah 369 kasus. Peningkatan ini harus ada upaya komprehensif dan penanggulangan dari semua aspek. 

“Kini ada 40 layanan di rumah sakit dan puskesmas untuk pengobatan HIV. Setelah sebelumnya ada 12 layanan. Peningkatan pelayanan ini wujud komitmen pemerintah bahwa penderita HIV bisa hidup sehat. Melalui kegiatan ini mari kampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat,” tutupnya.

BACA JUGA:Cegah Corona, Polisi dan Dinkes di Bojonegoro Bersihkan Terminal

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Kabupaten Bojonegoro Djoko Lukito membacakan Berbagai Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto. Menurut Pj Bupati, menjaga kesehatan adalah bentuk investasi jangka panjang yang berdampak pada semua aspek kehidupan. Mulai kualitas aktifitas kerja, kehidupan hingga keharmonisan sosial. 

“Mari kita komitmen hidup lebih sehat. Menjaga kesehatan bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk masa depan bangsa karena bangsa yang kuat adalah bangsa yang melahirkan masyarakat yang sehat. Setiap langkah kecil yang kita ambil memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup kita. Mulailah dari diri sendiri, keluarga, teman, dan komunitas untuk hidup sehat bersama,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Pj Bupati, sebagaimana Berbagai dibacakan Pj Sekda, menjelaskan bahwa HIV AIDS menjadi salah satu penyakit yang menjadi perhatian saat ini mengingat besar stigma dan dampak sosial yang ditimbulkan. Pihaknya mengajak bersama untuk menjaga agar AIDS tidak berkembang di wilayah Bojonegoro. 

BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Polsek Padangan Hadiri Sosialisasi HIV/AIDS, Tubercolosis dan Malaria

“Diharapkan bersama-sama diupayakan langkah konkret mewujudkan akses universal terhadap tes HIV, pelayanan pencegahan yang berkelanjutan, perawatan pengobatan serta dukungan sosial yang memberikan dampak positif bagi kualitas hidup,” ujarnya. 

Pihaknya juga berharap adanya beberapa Langkah penanganan. Pertama, masyarakat tidak membuat stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV. Kedua, penderita agar minum obat secara teratur agar HIV menurun. Ketiga, jangan merasa rendah diri, menunjukkan prestasi dan terus berdaya agar hidup produktif dan mandiri. 

Sumber: