Jemaah Haji 109 Tahun di Jawa Timur, Wujud Kesabaran dan Keteguhan Iman di Usia Senja

Jemaah Haji 109 Tahun di Jawa Timur, Wujud Kesabaran dan Keteguhan Iman di Usia Senja

Hardjo Mislan kakek berusia 109 tahun asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.--

SURABAYA, MEMORANDUM - Panggilan suci untuk menapaki tanah suci Mekkah tidak mengenal batas usia. Hal ini dibuktikan oleh Hardjo Mislan, seorang kakek berusia 109 tahun asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang tahun ini menunaikan ibadah haji sebagai jemaah tertua dari Embarkasi Surabaya, Rabu 15 Mei 2024.

Miskan, sapaan akrabnya, baru mantap untuk mendaftar haji pada usia 104 tahun di tahun 2019.

Keinginan kuat ini muncul setelah ia merasakan ketakjuban dan getaran hati saat melaksanakan ibadah umrah di tahun 2017.

Sejak saat itu, ia pun memantapkan niatnya untuk segera menunaikan ibadah haji bersama anak, menantu, dan besannya.

BACA JUGA:Kemenkumham Jatim Siagakan 60 Petugas Imigrasi di Asrama Haji Sukolilo Layani CJH

Meskipun usianya sudah sangat sepuh, Miskan tidak gentar dalam mempersiapkan diri. Ia rutin berolahraga jalan kaki setiap pagi untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar. Ketekunan dan semangatnya ini patut menjadi inspirasi bagi kita semua.

Lebih dari sekadar menjaga kesehatan fisik, Miskan juga memiliki resep jitu untuk menjaga kesehatan mental dan spiritualnya. Ia rajin melakukan qiyamul lail dan selalu bertawakkal kepada Allah SWT dalam menghadapi segala ujian kehidupan.

"Kalau Allah SWT sedang memberikan ujian kehidupan yang pahit tidak mengenakkan, ya sudah dijalani aja. Pasrah terhadap semua ketetapan Gusti. Tidak usah dibuat susah sampai tidak enak maupun tidur," tutur Miskan bijak.

Di usianya yang sudah lebih dari satu abad ini, Miskan masih memiliki doa dan harapan mulia. Ia berharap agar keluarganya selalu diberi kesehatan dan dimudahkan untuk mengikuti jejaknya berhaji ke Baitullah.

BACA JUGA:Rasa Syukur Fataalia Bisa Berangkat Haji di Usia Muda

"Mugi (semoga, Red) diparingi sehat dan panjang umur. Anak cucu dan cicit mudah-mudahan bisa berhaji juga," doa yang selalu Miskan panjatkan, baik di tanah air maupun di tanah suci nanti.

Kisah Miskan adalah bukti nyata bahwa niat, kesabaran, dan keteguhan iman mampu mengantarkan kita untuk mencapai mimpi, bahkan di usia senja. Semangatnya yang luar biasa ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu optimis dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita.

Miskan dan keluarganya telah diberangkatkan ke Madinah pada tanggal 16 Mei 2024 pukul 06.30 WIB. Mari kita doakan agar mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.(mtr)

Sumber: