HPN 2026

Tantangan Kualitas Pendidikan Indonesia dalam Peringkat PISA, Peran Guru, dan Kurikulum Merdeka

Tantangan Kualitas Pendidikan Indonesia dalam Peringkat PISA, Peran Guru, dan Kurikulum Merdeka

-Ilustrasi ( sumber foto: pexels)-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pendidikan merupakan landasan penting bagi individu dan bangsa. Negara memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan warganya. 

BACA JUGA:195 Delegasi PTN-BH Bahas RUU Sistem Pendidikan Nasional di Sidang Paripurna Unair

Setiap manusia berhak memperoleh pendidikan yang layak, bukan sekadar kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, melainkan juga pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, serta kemampuan berpikir kritis. 


Mini Kidi--

Pendidikan yang baik akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi masa depan dan mampu berkontribusi bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Namun, di balik urgensi tersebut, kualitas pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan serius. 

BACA JUGA:Transformasi Karier Margie Hutagalung: Lulusan Pendidikan Guru PAUD Unesa ke Dunia Modelling

Meski berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, hasilnya belum sepenuhnya memuaskan. 

Berdasarkan penilaian Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, Indonesia menempati peringkat ke-69 dari 80 negara, atau masuk dalam 15 terbawah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar: apa yang sebenarnya terjadi pada sistem pendidikan Indonesia?

Kupas Tuntas Pendidikan Indonesia

Posisi Indonesia dalam PISA 2022 memang patut disayangkan, tetapi tetap perlu diapresiasi. Pada penilaian kali ini, Indonesia mengalami peningkatan sekitar lima hingga enam peringkat dibandingkan periode sebelumnya. 

BACA JUGA:Ironi Pendidikan Jember, Berlimpah Tenaga Pendidik Tapi Terganjal Tembok Aturan Pusat

Capaian tersebut diraih di tengah pandemi Covid-19 yang secara global mengganggu sistem pendidikan. Dalam kondisi itu, Indonesia dinilai mampu mempertahankan kualitas pembelajaran ketika banyak negara lain justru mengalami penurunan.

PISA sendiri merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) setiap tiga tahun sekali. 

BACA JUGA:Kejari Kota Malang Pantau Pembangunan Strategis Sektor Pendidikan

Sumber: