PSSI Buka Program Volunteer Nasional 2026 untuk Pelajar dan Mahasiswa di Laga Timnas Indonesia
PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi membuka program volunteer berskala nasional bagi pelajar tingkat SMA/SMK/sederajat hingga mahasiswa aktif.--
JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID-PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi membuka program volunteer berskala nasional bagi pelajar tingkat SMA/SMK/sederajat hingga mahasiswa aktif.
Program ini ditujukan untuk mendukung penyelenggaraan pertandingan kandang Timnas Indonesia sepanjang tahun 2026.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi PSSI dalam memperluas keterlibatan generasi muda di dalam ekosistem sepak bola nasional.
Selain itu, program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman langsung dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola profesional.
Ke depan, program tersebut diharapkan mampu mencetak talenta muda yang siap berkontribusi di industri olahraga Indonesia.
BACA JUGA:Zidane Sepakat Secara Lisan Gantikan Didier Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis

Mini Kidi Wipes.--
Program volunteer ini bukan kali pertama diselenggarakan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan pada November 2024 saat laga Kualifikasi Piala Dunia ronde ketiga menghadapi Timnas Jepang dan Timnas Arab Saudi.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sehingga kembali dilanjutkan pada tahun ini.
Melalui program ini, PSSI membuka ruang pembelajaran bagi pelajar dan mahasiswa untuk memahami seluruh proses penyelenggaraan pertandingan internasional, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.
Peserta tidak hanya terlibat di balik layar, tetapi juga mempelajari standar operasional pertandingan yang mengikuti praktik industri sepak bola global.
Selain memberikan pengalaman praktis, program volunteer juga diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap berbagai profesi di industri olahraga.
Tidak hanya sebagai atlet, peserta juga dapat mengenal peran lain seperti manajemen acara, komunikasi olahraga, hingga operasional pertandingan.

Gempur Rokok Ilegal -----
Sejumlah institusi pendidikan tercatat telah berpartisipasi dalam program ini, di antaranya SMAN 2 Bekasi, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, SMAN 8 Jakarta, Institut Kesenian Jakarta, Madania School, Bina Nusantara University, serta Sampoerna Academy Jakarta. Antusiasme peserta cukup tinggi dengan total 495 pendaftar dari delapan institusi tersebut.
Persyaratan Mengikuti Program Volunteer PSSI
Adapun beberapa syarat untuk mengikuti program volunteer ini meliputi:
Pelajar kelas akhir SMA/SMK/sederajat atau mahasiswa aktif
Berusia antara 17 hingga 25 tahun
Memiliki minat pada bidang olahraga dan penyelenggaraan acara
Dalam pelaksanaannya, para volunteer akan ditempatkan di berbagai divisi pertandingan, antara lain Venue Management, Media and Communication, Sponsorship Delivery, Brand Activation, Meals, serta Accreditation. Peserta yang terpilih juga akan memperoleh sejumlah manfaat, seperti sertifikat, konsumsi selama kegiatan, serta uang saku.
Mekanisme Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran program dilakukan melalui perwakilan sekolah atau universitas. Institusi pendidikan dapat mengirimkan data peserta yang direkomendasikan melalui alamat email resmi panitia.
Selanjutnya, PSSI akan melakukan seleksi administrasi. Peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti sesi wawancara sebelum pengumuman hasil akhir disampaikan melalui email.
Dalam proses seleksi, panitia akan menilai komitmen serta kesiapan peserta untuk berkontribusi selama kegiatan berlangsung.
Dari proses seleksi tersebut, sebanyak 16 peserta berhasil terpilih dari lima institusi, yakni Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Institut Kesenian Jakarta, Bina Nusantara University, serta SMAN 8 Jakarta.
Program volunteer ini dijadwalkan mulai berjalan pada ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Melalui program ini, PSSI berharap dapat terus membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam perkembangan industri sepak bola nasional.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman belajar yang relevan serta memperluas wawasan peserta mengenai dunia olahraga profesional.
Sumber:







