idulfitri 1447 h new

Tradisi Mudik, UMM Sebut Retret Spiritual dan Kultural Idulfitri

Tradisi Mudik, UMM Sebut Retret Spiritual dan Kultural Idulfitri

pelaksanaan sholat idulfitri di lingkungan kampus UMM --

Ia juga mengingatkan, nilai-nilai yang dibangun selama Ramadan, seperti empati, kepedulian, dan pengendalian diri, seharusnya terus dijaga setelah Idul Fitri. Dalam konteks ini, mudik menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata.

“Idul Fitri adalah momentum untuk kembali ke fitrah, bukan hanya secara personal, tetapi juga dalam relasi sosial. Di sinilah pentingnya menjaga keseimbangan antara dimensi budaya dan spiritual,” lanjutnya.

BACA JUGA:Targetkan Akselerasi Sertifikasi Wakaf Pesantren, Kakanwil BPN Jatim Kunjungi Ponpes Amanatul Ummah

Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momentum Idul Fitri. Sebagai sarana mempererat kembali hubungan sosial yang mungkin sempat renggang. 

“Dengan demikian, kita menjadikan dunia ini jalan perbaikan, amal ihsan, sebagai wujud kesejatian manusia,” jelasnya.

Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum refleksi menyeluruh menguatkan dimensi kultural dan spiritual sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.(edr)

Sumber: