Harga Kambing di Magetan Turun Drastis
Aktifitas Pasar Hewan Pahingan Maospati. --
MAGETAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Populasi sapi potong di Kabupaten Magetan kian susut, jika pada tahun 2020 masih 117 ribu ekor tahun 2025 tinggal menyisakan 68.900 ekor, turun lebih dari 40% (persen), Minggu 10 Mei 2026.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan drh Nur Haryani mengatakan, selain sapi potong populasi sapi perah juga mengalami penurunan saat ini hanya tersisa berkisar 525 ekor.
BACA JUGA:Kantor BRI Magetan Sebut Lelang Aset Nasabah Sudah Sesuai Ketentuan

Mini Kidi Wipes.--
“Sapi perah kita dulu 1.200 ekor sekarang 525 ekor", kata drh Nur Haryani.
Penyusutan populasi sapi di Kabupaten Magetan disebabkan adanya kasus pandemi Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) sehingga produksi anak sapi turut menyusut, bahkan kini peternak beralih pelihara kambing.
BACA JUGA:Ditolak Warga, PT KAI Gagal Tutup Total Pintu Perlintasan Bogorejo Magetan
Karena populasi kambing melimpah, justru berdampak pada harga dipasaran yang semakin turun yakni berkisar Rp 500 ribu perekor, khususnya menjelang perayaan Qurban.
“Kira-kira turunnya sekitar angka itu,“ imbuhnya.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Penjual Kambing di Pasar Hewan Pahingan Maospati mengaku kebingungan menawarkan dagangannya menjelang Iduladha, sebab harga Kambing siap sembelih untuk kurban berkisar Rp2,5 juta namun pembeli masih menawar harga Rp2 juta perekor.
“Harganya memang lagi anjlok, tadi saya lepas dibawah harga standar", ungkap Sadiman, warga Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. (sep/rik)
Sumber:









