Investasi di Madiun Meroket: Capai Rp 1,2 Triliun dalam 6 Bulan
Arik Krisdiananto.-Juremi-
MADIUN, MEMORANDUM.CO.ID - Kabar baik datang dari sektor investasi di Kabupaten Madiun. Hingga semester pertama tahun 2025, realisasi investasi telah menembus angka Rp 1,257 triliun, melewati setengah dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 2,37 triliun.
BACA JUGA:Bupati Madiun Ajak Investor Investasi di Sekitar Pasar Baru Caruban
Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menunjukkan, lonjakan ini didorong oleh sektor industri pengolahan dan perdagangan besar.

Mini Kidi--
Menurut Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pesatnya pertumbuhan investasi ini tak lepas dari daya tarik upah minimum kabupaten (UMK) yang kompetitif, yang menjadi magnet bagi banyak perusahaan.
BACA JUGA:Bupati Madiun Ajak Investor Investasi di Sekitar Pasar Baru Caruban
"Target investasi tahun 2025 adalah Rp 2,37 triliun, dan saat ini sudah tercapai Rp 1,257 triliun, atau lebih dari separuh," ujar Arik.
Investasi ini terbagi menjadi Rp 208 miliar dari penanam modal asing (PMA) dan Rp 1,048 triliun dari penanam modal dalam negeri (PMDN). Beberapa perusahaan baru yang berkontribusi signifikan antara lain PT Wah Lung Indonesia, PT Hexon Group Industrial, dan PT Fengshuo Konjac Indonesia.
BACA JUGA:Realisasi Investasi Kabupaten Madiun Triwulan II, Tembus Rp 1,1 Triliun
Arik memprediksi, Kabupaten Madiun bersama Ngawi dan Nganjuk akan menjadi sentra industri di masa depan. (dif/jur)
Sumber:

