new idulfitri

Tradisi Kerokan, Antara Sugesti Kesembuhan dan Risiko Medis bagi Kesehatan

Tradisi Kerokan, Antara Sugesti Kesembuhan dan Risiko Medis bagi Kesehatan

Seseorang melakukan kerokan saat masuk angin.(Sumber: X @lwayslovED)--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kerokan merupakan salah satu cara tradisional yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk mengatasi keluhan gangguan kesehatan seperti pegal, meriang, hingga badan tidak enak, atau yang biasa disebut "masuk angin" oleh masyarakat Indonesia.

Kerokan dilakukan dengan menggosokkan koin pada area tubuh yang pegal secara berulang kali. Sebelum menggosokkan koin, tubuh diolesi minyak urut terlebih dahulu untuk memberikan sensasi hangat dan memudahkan proses menggosok. Hal ini dilakukan hingga muncul bekas merah pada kulit akibat gesekkan koin tersebut.

BACA JUGA:Strategi Branding Tanpa Modal, Tips Ampuh UMKM Bikin Konten Viral dan Banjir Orderan Secara Organik


Mini Kidi Wipes.--

Semakin merah hasil gosokkan koin, maka rasanya semakin parah masuk angin yang diderita, begitulah anggapan masyarakat Indonesia tentang kerokan. Gosokkan yang dilakukan pada kulit dapat memicu pelebaran pembuluh darah di bawah kulit sehingga memunculkan efek hangat dan lega. Manfaat kerokan di antara lain adalah sebagai berikut:

1. Meredakan Sakit Kepala

Kerokan dipercaya dapat memperlancar sirkulasi darah sehingga tekanan di kepala dapat berkurang. Hal inilah yang membuat sakit kepala seperti migrain dapat membaik setelah melakukan kerokan.

BACA JUGA:Lawan Rasa Malas Setelah Libur Panjang, 4 Tips Ampuh Usir Monday Blues agar Kerja Makin Produktif

2. Mengurangi Pegal dan Nyeri Otot

Rasa pegal akibat kelahan atau aktivitas berlebih kerap kali mereda setelah melakukan kerokan. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan aliran dara pada area yang dikerok sehingga otot menjadi lebih rileks meskipun hanya bersifat sementara. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa kedokan dapat membantu mengurangi nyeri pada punggung bawah.

3. Mengurangi Pembengkakan Tertentu

Pada kondisi khusus seperti ibu menyusui yang mengalami pembengkakan payudara, teknik kerokan dengan gerakan seperti metode gua sha ala tiongkok dapat membangu meredakan rasa nyeri pada payudada dan membantu memperlancar proses menyusui.

4. Memberikan Efek Relaksasi

Sensasi hangat dan ringan yang timbul setelah melakukan kerokan akan membuat tubuh terasa lebih segar dan nyaman. Hal ini menimbulkan efek psikologis berupa rasa rileks dan dapat memicu ketergantungan pada kerokan. Karena ketika tubuh merasakan kenikmatan, maka tubuh akan terus memintanya.

Sumber: