selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Waspada Jamur Kulit Kronis Saat Musim Lembap, Cara Memilih Sabun Antiseptik yang Aman

Waspada Jamur Kulit Kronis Saat Musim Lembap, Cara Memilih Sabun Antiseptik yang Aman

-Ilustrasi (sumber foto: freepik)-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Apakah Anda sering merasakan rasa gatal di bagian lipatan kulit saat musim hujan atau cuaca lembap datang? Apakah ini bisa menjadi pertanda awal terjadinya infeksi jamur yang berpotensi menjadi lebih parah jika tidak ditangani dengan benar? 


Mini Kidi Wipes.--

Kondisi kelembapan yang tinggi merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya kasus infeksi jamur kulit, terutama di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia.

BACA JUGA:4 PSK di Madiun Positif Terinfeksi HIV/AIDS

Infeksi jamur kulit atau Dermatofitosis terjadi saat jamur berkembang biak di permukaan kulit yang hangat dan lembap. Masalah ini sering menyerang daerah lipatan seperti selangkangan, ketiak, area di bawah payudara, dan sela-sela jari kaki. 

Salah satu jenis yang paling umum dijumpai adalah Tinea pedis, yang ditandai dengan kulit yang pecah-pecah, bersisik, serta terasa gatal atau perih.

Dokter spesialis kulit menyatakan bahwa kebiasaan mengenakan pakaian yang lembap terlalu lama, jarang mengganti kaus kaki, dan kurang kebersihan badan dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi. 

Jika tidak ditangani, jamur bisa menyebar dan menyebabkan peradangan yang sering kali sulit diatasi.

Mengapa Kelembapan yang Tinggi Berpotensi Berbahaya?

Jamur berkembang dengan baik dalam suhu hangat dan lingkungan yang lembap. Ketika musim hujan tiba atau saat seseorang sering berkeringat tanpa segera membersihkan tubuh, kulit menjadi tempat yang sangat cocok untuk pertumbuhan jamur. 

Jika tidak ditangani dengan cara yang benar, infeksi dapat berlangsung lama dan datang kembali.

BACA JUGA:Belasan LGBT Di Ponorogo Terinfeksi AIDS

Gejala yang sebaiknya diperhatikan meliputi:

• Ruam merah berbentuk lingkaran

Sumber: