new idulfitri

Pasca Libur Lebaran, Taman Edukasi BPBD Jatim Ramai Diserbu Anak TK Belajar Siaga Bencana

Pasca Libur Lebaran, Taman Edukasi BPBD Jatim Ramai Diserbu Anak TK Belajar Siaga Bencana

Puluhan siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) belajar tanggal bencana di BPBD Jatim. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Suasana ceria terlihat di Taman Edukasi Bencana BPBD Jawa Timur saat puluhan anak taman kanak-kanak (TK) mengikuti pembelajaran tanggap Bencana. Usai sempat sepi selama libur puasa dan Lebaran, kini kunjungan edukasi kembali bergeliat dengan semangat baru dari para siswa usia dini.

Awal pekan ini, dua sekolah dari Sidoarjo memulai kembali aktivitas edukasi tersebut, yakni TK Al-Fajar Sedati  dan KB-TK Anak Sholeh Sukodono. Sedikitnya 80 siswa dari KB-TK Anak Sholeh tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran bersama para guru pendamping.

BACA JUGA:BPBD Jatim Mulai Operasi Modifikasi Cuaca Jelang Lebaran, Hari Pertama Sebar 2,8 Ton Bahan Semai


Mini Kidi Wipes.--

Sejak awal kegiatan, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis bencana yang kerap terjadi di Jawa Timur. Materi disampaikan secara interaktif di aula Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina), dilanjutkan dengan penggunaan Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) yang menghadirkan simulasi evakuasi gempa bumi dan tsunami.

Tak hanya itu, pengalaman belajar semakin seru saat siswa diajak mencoba Simulator Gempa Bumi. Mereka juga diajak berkeliling ke area Mini Zoo dan Taman Baca Tangguh DWP BPBD Jatim. Di lokasi ini, edukasi disampaikan melalui buku, video, hingga dongeng atau story telling yang membuat anak-anak lebih mudah memahami cara menghadapi bencana.

BACA JUGA:BPBD Jatim Cek 71 Alat Peringatan Dini Bencana Banjir hingga Tsunami


Gempur Rokok Ilegal -----

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Deni Kiki Melia Tamara, mengungkapkan bahwa kunjungan sempat menurun selama periode libur. Namun kini mulai kembali meningkat.

"Alhamdulillah, kunjungan edukasi dari anak-anak TK sudah kembali. Kami berharap kegiatan ini terus semarak agar bisa meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak," ungkapnya. 

BACA JUGA:Safari Ramadan Tangguh Bencana, BPBD Ajak Pelajar Tulungagung Siap Hadapi Bencana

Sementara itu, Kepala Sekolah KB-TK Anak Sholeh, Ida Rislina, mengapresiasi program edukasi ini. Menurutnya, metode pembelajaran yang interaktif membuat anak-anak lebih mudah memahami materi kebencanaan.

"Anak-anak sangat antusias, apalagi saat mencoba simulator gempa. Mereka jadi tahu jenis-jenis bencana dan bagaimana harus bersikap," ucapnya. 

BACA JUGA:Respons Cepat Kepolisian dan BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Glagah–Licin Banyuwangi

Sumber:

Berita Terkait