Bank Jatim dan Kemendes PDT RI Teken Kerja Sama Perkuat Ekonomi Desa
Penandatanganan kerja sama Bank Jatim dan Kemendes PDT RI di Kantor Pusat Bank Jatim.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia tentang fasilitasi layanan bank pembangunan daerah guna mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, Kamis 12 Februari 2026.

Mini Kidi--
Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat Bank Jatim oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Drs. F.X. Nugroho Setijo Nagoro, M.Si. Turut hadir Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono.
Winardi menjelaskan sinergi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat ekonomi daerah agar tumbuh berkelanjutan.
BACA JUGA:Dubes Uzbekistan Kunjungi Grahadi, Bahas Kerja Sama Jatim dan Samarkand
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Kemendes PDT RI kepada Bank Jatim untuk ikut mengembangkan perekonomian desa di wilayah Jawa Timur. Melalui perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan dalam mendukung pembangunan desa secara terintegrasi. Fokus utama kami yaitu membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh dan mandiri,” ujarnya.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran data dan informasi, pemanfaatan produk dan jasa perbankan sesuai ketentuan, sosialisasi dan pendampingan layanan perbankan kepada masyarakat desa, penguatan peran bank pembangunan daerah untuk peningkatan kapasitas masyarakat, serta pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan guna mendukung percepatan pembangunan desa.
BACA JUGA:Bank Jatim Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026, Perkuat Langkah untuk Menjadi BPD Nomor 1 di Indonesia
Dalam implementasinya, Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan berperan sebagai fasilitator koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Sementara Bank Jatim menyediakan dukungan layanan keuangan dan penguatan kapasitas masyarakat.
“Ini merupakan salah satu langkah konkret untuk memperkuat fondasi ekonomi desa dan sekaligus mengajak masyarakat desa lebih melek tentang perbankan serta memberikan akses pembiayaan yang aman,” tegas Winardi.
Nugroho menambahkan kerja sama tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA:Optimis Kinerja Positif 2026, Dua Direksi Bank Jatim Kompak Borong Saham
“Ekonomi desa itu butuh ekosistem yang kuat. Kehadiran Bank Jatim di sini untuk memperkuat itu, mulai dari literasi, pembiayaan, hingga peningkatan kapasitas distribusi barang dan jasa,” katanya.
Nugroho berharap Bank Jatim berperan aktif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat desa terkait pengelolaan usaha, akses pembiayaan, dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. (day)
Sumber:




