Pohon Kurma Tugu Lontar Gresik Berbuah, Warga Diizinkan Memetik Asal Tidak Merusak
Pohon kurma yang telah berbuah muda di tepi jalan perempatan Tugu Lontar, Kecamatan Kebomas, Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pohon kurma di tepi jalan perempatan Tugu Lontar, Kecamatan Kebomas, Gresik, kini berbuah muda dan menarik perhatian warga, bahkan buahnya boleh dipetik sepanjang tidak merusak tanaman, Rabu 9 September 2026.
Pohon kurma yang ditanam Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik tersebut selama beberapa waktu terakhir menjadi perhatian karena mulai menghasilkan buah meski berada di kawasan jalan raya perkotaan yang padat transportasi.
BACA JUGA:Polres Gresik Hadir Langsung Dampingi Anak 14 Tahun yang Alami Trauma, Berharap Kembali Sekolah
Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi DLH Gresik Maya Iswatie mengatakan, warga diperbolehkan menikmati buah pohon kurma tersebut.

Mini kidi--
"Silakan kalau mau dinikmati buahnya. Tidak ada larangan. Yang penting tidak merusak dan tetap mempertahankan fungsi pohonnya," kata Maya, Rabu 9 September 2026.
Maya menjelaskan, pohon kurma tersebut ditanam bersamaan dengan pembangunan kawasan Tugu Lontar pada 2019. Saat pertama ditanam, tingginya sekitar 1,5 hingga 2 meter.
"Jadi waktu itu ada Tugu Lontar, sekalian penataan lingkungannya dari PT Smelting. Setelah itu diserahterimakan ke DLH sudah dalam posisi tertanam," ujarnya.
BACA JUGA:DLH Gresik Uji Emisi Kendaraan Bermotor, Diwacanakan Jadi Syarat Perpanjangan STNK
Pembangunan Tugu Lontar yang merupakan bagian dari program CSR PT Smelting tersebut sekaligus mencakup penataan lingkungan sekitar, termasuk penanaman pohon kurma.
Karena penanaman dilakukan sebelum diserahterimakan kepada DLH Gresik, pihaknya tidak mengetahui apakah pohon kurma tersebut berjenis kelamin jantan atau betina.
Meski demikian, pohon tersebut kini mampu berbuah. Kondisi itu cukup menarik karena tanaman kurma tumbuh dan menghasilkan buah di kawasan perkotaan dengan lalu lintas kendaraan yang padat.
Maya mengatakan, DLH Gresik tidak melakukan perawatan rutin secara khusus terhadap pohon kurma tersebut. Pada awal penanaman, perawatan dilakukan dengan memberikan pasir pada media tanam dan garam untuk mencegah hama.
Sumber:







