Dua ABK Kapal Hamdam I Tewas Keracunan di Tangki Minyak saat Sandar di Dermaga KIAS Gresik
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban ABK Kapal Hamdam I di Pelabuhan Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dua anak buah kapal (ABK) Hamdam I tewas diduga keracunan gas beracun saat melakukan pengecekan di dalam palka atau tangki minyak di Dermaga PT KIAS, Gresik, Jumat 7 Agustus 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Jasad kedua korban baru berhasil dievakuasi dari dalam tangki minyak sekitar pukul 04.00 WIB, Sabtu 8 Agustus 2026.
“Awalnya Satpolairud Polres Gresik menerima laporan adanya dua ABK meninggal di atas kapal diduga karena menghirup gas beracun saat sedang melakukan pengecekan di dalam palka Kapal HAMDAM 1,” ujar Sukardi.
Kedua korban diketahui bernama Iwan (43), asal Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, serta Raevan Sacho Septriansyah (20), asal Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
BACA JUGA:Bersenggolan dengan Kapal Tanker di Bawean Gresik, Kapal Express Bahari Rusak

Mini kidi--
Diketahui, Kapal Hamdam I awalnya berlabuh di Dermaga PT KIAS. Tak lama setelah korban dilaporkan tewas, kapal diarahkan ke Pelabuhan Gresik untuk meminta bantuan evakuasi dari tim SAR.
“Kapal diarahkan ke Pelabuhan Gresik untuk dilakukan evakuasi korban oleh tim SAR gabungan,” tuturnya.
Pihaknya pun sempat kesulitan saat proses evakuasi karena ketiadaan alat SCBA dan vertical rescue. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Basarnas untuk meminta bantuan peralatan.
“Akses palka yang sempit juga menyebabkan proses evakuasi terkendala, karena hanya memungkinkan satu orang rescuer untuk masuk dan mengevakuasi dua korban,” ungkapnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan visum dan otopsi guna kepentingan penyelidikan. Sebab, terdapat dugaan korban masuk ke dalam palka tanpa dilengkapi standar keselamatan kerja atau K3.
BACA JUGA:10 Tiang Listrik di Manyar Gresik Ambruk Akibat Galian Box Culvert, Satu Orang Terluka

Gempur Rokok Illegal--
Selain itu, dari informasi yang dihimpun, terdapat tiga ABK yang dirawat di RS Semen Gresik usai berusaha menolong kedua korban.
Saat ini, pimpinan kapal pun diketahui tengah menjalani pemeriksaan di Polres Gresik. (rez)
Sumber:




